Mengenal Faheem Younus, Dokter AS yang Giat Ngetwit Pakai Bahasa Indonesia Soal Covid-19

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 05 Juli 2021 | 19:56 WIB
Mengenal Faheem Younus, Dokter AS yang Giat Ngetwit Pakai Bahasa Indonesia Soal Covid-19
Sosok dr Faheem Younus. (Twitter/@FaheemYounus)

Suara.com - Nama dokter Faheem Younous menjadi populer di Indonesia berkat cuitan-cuitannya di Twitter. Belakangan terakhir, dokter asal Amerika Serikat (AS) itu selalu memberikan edukasi soal virus corona dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Sejumlah cuitan yang dibagikan dengan menggunakan bahasa Indonesia adalah seputar vitamin ivermectin dan susu beruang. Diketahui, obat itu dan susu beruang itu memang dipercaya dapat mencegah hingga memulihkan pasien Covid-19 sehingga menjadi sasaran panic buying.

Faheem pun meluruskan mengenai hal tersebut. Ia berusaha memberikan edukasi dan informasi yang membantu masyarakat Indonesia agar tidak termakan hoaks seputar Covid-19. Aksinya itu langsung mendapatkan apreasi dari warganet di Indonesia.

Lantas siapakah sosok dokter Faheem Younus yang tiba-tiba selalu rajin menuliskan cuitan edukatif bagi masyarakat Tanah Air dengan menggunakan bahasa Indonesia?

Dilihat dari akun pribadinya, Dr Faheem Younus adalah seorang pakar penyakit menular dari University of Maryland Upper Chesapeake Health, Amerika Serikat. Ia juga memegang beberapa posisi yakni Vice President, Chief Quality Officer, Chief Division of Infection Disease, dan Clinical Associate Professor.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi University of Maryland Medical System, Dr Faheem telah memiliki sederet sepak terjang. Ia adalah dokter pemenang penghargaan dan eksekutif dokter bersertifikat (CPE) yang memimpin program kualitas dan keamanan pasien di Universitas Maryland Upper Chesapeake Health.

Sosok dr Faheem Younus. (Twitter/@FaheemYounus)
Sosok dr Faheem Younus. (Twitter/@FaheemYounus)

Tak sampai disitu, Dr Faheem juga tergabung dalam Organisasi Penyakit Menular Amerika. Ia juga selama ini selalu aktif menulis di sejumlah media internasional seputar kesehatan, seperti Washington Post dan The Huffington Post.

Berdasarkan pengamatan Suara.com, berikut merupakan sejumlah tweet edukasi Dr Faheem yang menggunakan bahasa Indonesia:

1. Cara Isolasi Mandiri Aman di Rumah

baca juga

"Mengobati Covid di rumah. Gunakan tab parasetamol untuk demam. Budesonide inhaler dua kali sehari. Semprotan hidung Oxymetazolone untuk hidung tersumbat," cuit Faheem, Jumat (2/7/2021).

Cuitan dr Faheem Younus Soal Isolasi Mandiri. (Twitter/@FaheemYounus)
Cuitan dr Faheem Younus Soal Isolasi Mandiri. (Twitter/@FaheemYounus)

"Punya Anggota Keluarga yang Terkena COVID? Kamar pasien dan kamar mandi terpisah. Amati isolasi ketat. Akhiri isolasi setelah 10 hari onset gejala. Jangan ulangi tes Covid karena dapat bertahan + selama berminggu-minggu tetapi pasien tidak menular lebih dari 10 hari. Tidak perlu antibiotik, ivermectin, seng, atau steroid," cuit Faheem, Jumat (2/7/2021).

2. Segera Tes Covid-19 Jika Alami Gejala Ini

Cuitan dr Faheem Younus Soal Tes Covid-19. (Twitter/@FaheemYounus)
Cuitan dr Faheem Younus Soal Tes Covid-19. (Twitter/@FaheemYounus)

"Selamatkan hidupmu. DAPATKAN TES COVID jika... Anda mengalami demam, nyeri tubuh, sakit tenggorokan, batuk, kehilangan rasa. Anda bahkan memiliki gejala TUNGGAL. Jangan menunggu atau Anda akan menyebarkan virus. Bahkan jika Anda divaksinasi tetapi bergejala; bisa jadi varian," saran Faheem, Sabtu (2/7/2021).

3. Kiat Covid-19

"Kiat COVID: Menginfeksi Anda melalui kenop pintu, makanan, ponsel, mayat, bahan makanan, atau permukaan lain bukanlah strategi virus ini. Seorang manusia akan memberimu COVID. Pakai masker, cuci tangan, hindari berkumpul di dalam ruangan dan vaksinasi," cuit Faheem, Sabtu (2/7/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Pratama Jogja Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, tapi Tunggu Ini Dulu

RS Pratama Jogja Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, tapi Tunggu Ini Dulu

Jogja | Senin, 05 Juli 2021 | 19:33 WIB

Gejala Awal Corona yang Perlu Diperhatikan, Selain Demam

Gejala Awal Corona yang Perlu Diperhatikan, Selain Demam

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 19:32 WIB

RS Tak Bisa Tolak Pasien COVID-19, Bandel Izin Dicabut

RS Tak Bisa Tolak Pasien COVID-19, Bandel Izin Dicabut

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 19:27 WIB

PPKM Darurat, Jokowi Ingin Semua Program Bantuan Sosial Cair Pekan Ini

PPKM Darurat, Jokowi Ingin Semua Program Bantuan Sosial Cair Pekan Ini

News | Senin, 05 Juli 2021 | 19:26 WIB

Wabah Covid-19 Kian Meninggi, Dinkes Batam: Batam Memasuki Darurat Vaksin

Wabah Covid-19 Kian Meninggi, Dinkes Batam: Batam Memasuki Darurat Vaksin

Batam | Senin, 05 Juli 2021 | 19:26 WIB

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Menparekraf Tegaskan Pemulihan Pariwisata Tetap Berjalan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Menparekraf Tegaskan Pemulihan Pariwisata Tetap Berjalan

Lifestyle | Senin, 05 Juli 2021 | 19:25 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB