alexametrics

Warga AS yang Divaksin Bakal Tembus 160 Juta, Biden Kini Fokus Hadapi Varian Delta

Bangun Santoso
Warga AS yang Divaksin Bakal Tembus 160 Juta, Biden Kini Fokus Hadapi Varian Delta
Perawat menyuntikkan dosis pertama vaksin Covid-19 kepada Presiden AS terpilih Joe Biden di ChristianaCare, Rumah Sakit Christiana di Newark, Delaware, Amerika Serikat, Senin, 21 Desember 2020. Peristiwa ini disiarkan langsung oleh televisi AS, sebagai upaya untuk meyakinkan publik AS bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan oleh masyarakat. [ALEX EDELMAN / AFP]

Amerika Serikat akan mencapai 160 juta orang yang divaksin penuh pada akhir minggu ini

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Selasa (6/7/2021) mendorong orang Amerika yang belum divaksin terhadap COVID-19 untuk mendapatkan suntikan agar melindungi diri mereka dari varian Delta yang sangat menular.

Biden mengatakan kepada wartawan bahwa Amerika Serikat akan mencapai 160 juta orang yang divaksin penuh pada akhir minggu ini, tetapi dia memperingatkan agar tidak berpuas diri karena varian Delta menyebar di antara mereka yang belum disuntik.

“Jutaan orang Amerika masih belum divaksin dan tidak terlindungi. Dan karena itu, komunitas mereka berisiko, teman-teman mereka berisiko, orang-orang yang mereka sayangi berisiko,” kata Biden.

"Ini menjadi perhatian yang lebih besar karena varian Delta."

Baca Juga: China Peringatkan Jepang dan AS: Jangan Ikut Campur Soal Taiwan!

Biden mengatakan varian itu sudah bertanggung jawab atas "setengah dari semua kasus di banyak bagian negara ini."

Varian Delta, yang menjadi dominan di banyak negara, lebih mudah ditularkan daripada versi virus corona sebelumnya dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, terutama di kalangan orang muda.

Sekarang telah ditemukan di setiap negara bagian AS, kata pejabat kesehatan.

Biden mencatat bahwa penelitian telah menunjukkan bahwa sejak awal Mei hampir setiap rawat inap atau kematian COVID-19 di Amerika Serikat terjadi di antara orang-orang yang tidak divaksin.

"Silakan divaksin sekarang," katanya.

Baca Juga: AS Keluar dari Pandemi, Pimpinan MPR: Indonesia Jangan Malu Mencontoh Negara Lain

"Berhasil. Gratis. Tidak pernah semudah ini," ujar dia.

Komentar