China Peringatkan Jepang dan AS: Jangan Ikut Campur Soal Taiwan!

Bangun Santoso

Rabu, 07 Juli 2021 | 07:53 WIB
China Peringatkan Jepang dan AS: Jangan Ikut Campur Soal Taiwan!
Ilustrasi bendera China. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Wakil Perdana Menteri Jepang Aso Taro memberikan pernyataan yang membuat para pejabat China di Beijing geram. Pada Senin (5/7/2021), Aso Taro menyatakan negaranya dapat mengambil tindakan jika China menginvasi Taiwan.

Mendengar pernyataan itu, China langsung merespon dan menegaskan bawah tak akan memberikan ruang sedikitpun atas campur tangan asing terkait Taiwan.

“Kami tidak akan pernah mengizinkan negara mana pun untuk ikut campur dalam masalah Taiwan dengan cara apa pun. Tidak ada yang boleh meremehkan tekad, kemauan dan kekuatan rakyat China untuk menjaga kedaulatan nasional,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, sebagaimana diwartakan kantor berita Anadolu, Selasa.

China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri. Sementara Taiwan bersikeras untuk merdeka sejak 1949 dan memiliki hubungan diplomatik penuh dengan setidaknya 16 negara.

“Jika terjadi peristiwa besar [di Taiwan], tidak aneh sama sekali jika menyentuh situasi yang mengancam kelangsungan hidup. Jika itu masalahnya, Jepang dan AS harus membela Taiwan bersama-sama,” kata Taro.

Zhao menilai pernyataan Taro sangat salah dan berbahaya serta akan merusak fondasi politik hubungan China-Jepang.

Peningkatan hubungan antara Taiwan dan negara-negara barat, termasuk Amerika Serikat dan sekutunya, telah membuat China marah.

Beijing menilainya sebagai provokasi, yang juga menyebabkan keterlibatan militer udara dan laut yang intens antara militer China dan Amerika di Laut China Selatan.

Namun, dalam laporan terbarunya, Inisiatif Penyelidikan Situasi Strategis Laut China Selatan (SCSPI) yang berbasis di Beijing mengungkapkan penurunan signifikan dalam penerbangan pengintaian AS di atas Laut China Selatan bulan lalu.

baca juga

Data yang dirilis oleh SCSPI menunjukkan bahwa AS hanya melakukan 36 penerbangan seperti itu, turun drastis dari 72 pada Mei.

Sementara itu, China mengklaim AS telah menolak visa bagi hampir 500 pelajar China.

“China telah menyatakan keprihatinan serius dan mengajukan perwakilan serius ke AS atas penolakan visa kepada 500 pelajar China,” kata Zhao.

September lalu, China mengecam keputusan AS untuk mencabut visa lebih dari 1.000 pelajar dan cendekiawan China yang dianggap sebagai risiko keamanan.

Permusuhan antara raksasa ekonomi dunia itu telah menyebar ke berbagai bidang dalam beberapa tahun terakhir, termasuk perdagangan, teknologi dan akademisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Tangkap Seorang Pria Diduga Jadi Mata-mata China

Rusia Tangkap Seorang Pria Diduga Jadi Mata-mata China

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:20 WIB

Diduga Jadi Mata-mata China, Seorang Pria Diamankan Otoritas Keamanan Jerman

Diduga Jadi Mata-mata China, Seorang Pria Diamankan Otoritas Keamanan Jerman

Batam | Selasa, 06 Juli 2021 | 17:32 WIB

Anggota DPR RI : Kenapa Warga Negara China Diistimewakan Dalam PPKM Darurat ?

Anggota DPR RI : Kenapa Warga Negara China Diistimewakan Dalam PPKM Darurat ?

Sulsel | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:44 WIB

TKA Asal China Masuk Indonesia saat PPKM Darurat, Menko Luhut: Tak Ada yang Aneh

TKA Asal China Masuk Indonesia saat PPKM Darurat, Menko Luhut: Tak Ada yang Aneh

Jabar | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:34 WIB

WNA Masuk Indonesia Ramai Jadi Sorotan, Menteri Luhut Buka Suara

WNA Masuk Indonesia Ramai Jadi Sorotan, Menteri Luhut Buka Suara

Riau | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:17 WIB

WNA Masuk RI saat PPKM Darurat, Luhut: Kalau Tak Tahu Masalah Gak Usah Ngomong

WNA Masuk RI saat PPKM Darurat, Luhut: Kalau Tak Tahu Masalah Gak Usah Ngomong

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 13:51 WIB

Jadi Muncul Fitnah, PKB ke Pemerintah: Bilang Kalau Ada TKA China Datang, Jangan Diam!

Jadi Muncul Fitnah, PKB ke Pemerintah: Bilang Kalau Ada TKA China Datang, Jangan Diam!

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 13:15 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×