Indonesia Tunggu Uji Klinis Negara Lain soal Vaksinasi Anak Usia 3 - 12 Tahun

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Rabu, 07 Juli 2021 | 17:57 WIB
Indonesia Tunggu Uji Klinis Negara Lain soal Vaksinasi Anak Usia 3 - 12 Tahun
ILUSTRASI - Vaksinasi anak usia 12-17 tahun di SMAN 20 Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2021). [Instagram@aniesbaswedan]

Suara.com - Pemerintah mulai memberikan vaksin covid-19 merek Sinovac untuk anak dengan rentang usia 12-17 tahun, seiring terbitnya izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Lalu, bagaimana vaksinasi anak di bawah usia 12 tahun? Terkait hal itu, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir memberi jawaban.

Honesti mengatakan, untuk vaksinasi anak usia 3 sampai 12 tahun hingga kekinian masih menunggu hasil uji klinis.

"Kami masih menunggu uji klinis di beberapa negara pengguna jenis vaksin yang sama dengan Indonesia. Seandainya data klinis sudah cukup, maka segera diserahkan ke BPOM untuk mendapatkan tambahan," kata Honesti dalam rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR secara daring, Rabu (7/7/2021).

Kekinian, ia berharap vaksin yang sudah mendapat izin disuntikkan terhadap anak usia 12-17 tahun dapat memproteksi mereka dari covid-19.  Ia berujar vaksinasi anak juga sudah mulai dijalankan di beberapa wilayah.

"Untuk di beberapa daerah, pemerintah sudah mulai melakukan vaksinasi," kata Honesti.

Vaksinasi anak

Pemerintah Indonesia segera melakukan vaksinasi covid-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun.

Hal tersebut dipastikan seiring terbitnya izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization dari BPOM untuk vaksin Sinovac.

baca juga

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 28 Juni 2021.

"Kita bersyukur, BPOM telah mengeluarkan ijin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac, yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12 sampai 17 Tahun. Vaksinasi untuk anak-anak usia tersebut bisa segera dimulai," ujar Presiden Jokowi.

Program vaksinasi covid-19 nasional sendiri telah mencapai angka 1,3 juta suntikan per hari, Sabtu 26 Juni lalu.

Capaian ini lebih cepat dari target yang ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah, yakni 1 juta suntikan per hari mulai Juli.

"Hal ini tercapai berkat kerja keras dan gotong royong semua pihak, terutama Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, pemda, BUMN, dan pihak swasta yang turut membantu, serta masyarakat yang bersedia divaksin," jelas presiden.

Meskipun capaian 1 juta vaksinasi per hari telah tercapai, Jokowi meminta semua pihak tetap bekerja keras agar target vaksinasi sehari bisa dilipatgandakan.

"Saya ingatkan seluruh pihak tetap harus bekerja keras, agar target 1 juta per hari vaksinasi terjaga sampai akhir Juli, dan dapat meningkat dua kali lipat pada Agustus 2021, mencapai 2 juta dosis per hari," ungkapnya.

Seiring vaksinasi yang terus digencarkan oleh pemerintah, Jokowi kembali mengingatkan bahwa penyebaran covid-19 hanya dapat ditekan melalui upaya bersama. Untuk itu, Jokowi meminta masyarakat terus berdisiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Saya mohon kepada bapak, ibu, dan saudara-saudara, kita semua, untuk tidak ragu divaksinasi, dan tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sekali lagi saya ingatkan, tinggallah di rumah selama tidak ada kebutuhan yang mendesak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI: Belum Ada Penolakan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

KPAI: Belum Ada Penolakan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:28 WIB

Bio Farma Targetkan Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih pada Maret 2022

Bio Farma Targetkan Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih pada Maret 2022

Bisnis | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:00 WIB

Dirut Bio Farma Jamin Ketersediaan Vaksin Berlimpah

Dirut Bio Farma Jamin Ketersediaan Vaksin Berlimpah

Bisnis | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:42 WIB

Vaksin Satu dan Dua Masih Jauh dari Target, Bio Farma: Boro-boro Ngomong Vaksin Ketiga

Vaksin Satu dan Dua Masih Jauh dari Target, Bio Farma: Boro-boro Ngomong Vaksin Ketiga

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:21 WIB

Ini Lokasi dan Syarat Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun di Medan

Ini Lokasi dan Syarat Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun di Medan

Sumut | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:58 WIB

Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19, Bio Farma Produksi Bio Saliva 40 Ribu/Bulan

Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19, Bio Farma Produksi Bio Saliva 40 Ribu/Bulan

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 13:08 WIB

Bio Saliva Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19 di Indonesia

Bio Saliva Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19 di Indonesia

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:59 WIB

Alat Tes Covid Lewat Kumur, Bio Farma: Bio Saliva Lebih Murah dari Swab PCR

Alat Tes Covid Lewat Kumur, Bio Farma: Bio Saliva Lebih Murah dari Swab PCR

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:34 WIB

Terkini

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB