Sejumlah 365 Tempat Tidur di RSUD Pasar Minggu Terisi, IGD Disulap Jadi Ruang Isolasi

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 07 Juli 2021 | 19:13 WIB
Sejumlah 365 Tempat Tidur di RSUD Pasar Minggu Terisi, IGD Disulap Jadi Ruang Isolasi
IGD RSUD Pasar Minggu. [rsudpasarminggu.jakarta.go.id]

Suara.com - Sejumlah 365 tempat tidur untuk pasien Covid-19 telah terisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021) pagi.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) diubah menjadi ruang isolasi. 

“Pagi ini laporannya ada 365 bed (tempat tidur) dalam keadaan terisi semua. Dan itu di IGD sudah kami siapkan ruang rawat, itu sudah kami ganti menjadi ruang rawat IGD sekarang,” kata Direktur Umum (Dirut) RSUD Pasar Minggu Yudi Amiarno kepada wartawan di lokasi. 

Yudi mengemukakan, meski kapasitas tempat tidur telah penuh, pihaknya masih menerima pasien Covid-19 untuk menjalani perawatan. 

“Kami  akan terima terus terima, jadi terpaksa kami akan menunggu pasien yang dari rawat inap boleh pulang nanti yang bawah naik. Tapi dengan IGD kami jadikan rawat inap, ya di IGD juga kami  rawat dari pasien-pasien,” jelas Yudi. 

Namun  pasien yang diterima adalah mereka dengan gejala sedang hingga berat.

“Yang ringan kami arahkan ke Wisma Atlet atau ke griya-griya pemprov,” katanya. 

Terkait ketersediaan oksigen, kata Yudi yang menjadi persoalan adalah proses distribusi dan produksi dari pabrik, karena tingginya permintaan dari masyarakat. 

“Yang masalahnya, distribusinya. Produksinya juga, mereka katanya sih sudah mulai terhambat. Tapi tiap hari mereka tingkatkan terus produksinya,” ujarnya. 

baca juga

“Tapi  antreannya ini yang lama, berjam-jam. Kami  berangkat pagi bisa kembali tengah malam, jam 23.00 sampai 24.00 malam,” katanya. 

Sementara itu terkait adanya bantuan transportasi dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mengangkut tabung oksigen, Yudi mengaku pihaknya sangat tertolong. 

“Kami yang  mesti jemput bola.  Nah kami pun sibuk dengan melayani di sini.  Jadi tenaga armada yang ngambil juga terbatas. Dengan dibantu SKPD lain dibantu Kejaksaan sangat membantu,” katanya. 

Untuk diketahui dalam sehari,  RSUD Pasar Minggu membutuhkan 20-30 tabung besar berisi oksigen. Untuk satu tabung dapat digunakan 3-4 jam. Total tabung yang dimiliki sekitar 74 tabung. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Oksigen Terbatas, Cerita Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jadi Saling Rebutan

Stok Oksigen Terbatas, Cerita Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jadi Saling Rebutan

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 18:37 WIB

Gejala Baru COVID-19 di Kalbar, Habis Ketawa, Sesak, Lalu Meninggal Namanya Happy Hypoxia

Gejala Baru COVID-19 di Kalbar, Habis Ketawa, Sesak, Lalu Meninggal Namanya Happy Hypoxia

Kalbar | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:13 WIB

Tingkah Kocak Bocah Pasien Covid-19 Ketemu Ganjar Pranowo, Warganet: Gubernur Di-ghosting

Tingkah Kocak Bocah Pasien Covid-19 Ketemu Ganjar Pranowo, Warganet: Gubernur Di-ghosting

Jogja | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB