Taliban Serbu Ibu Kota Provinsi di Afghanistan, Ratusan Tahanan Kabur

Bangun Santoso

Kamis, 08 Juli 2021 | 12:50 WIB
Taliban Serbu Ibu Kota Provinsi di Afghanistan, Ratusan Tahanan Kabur
Seorang dari kelompok anti-Taliban melepaskan tembakan saat terjadi ketegangan dengan kelompok Taliban di salah satu wilayah di Afghanistan, foto diambil tanggal 28 Maret 2021. (Foto: Wakil KOHSAR/AFP)

Suara.com - Buntut penarikan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya di Afghanistan membuat negara itu kembali memanas. Pemberontak Talibat gencar merebut sejumlah wilayah hingga gedung-gedung pemerintahan.

Diketahui, AS dan pasukan yang tergabung dalam pakta pertahanan NATO sejak 1 Mei 2021 menarik pasukannya dari Afghanistan.

Melansir laman VOA Indonesia, pihak berwenang di Afghanistan pada Rabu (7/7/2021), mengatakan pasukan pro- pemerintah berhasil mengusir pemberontak Taliban dari sebagian kota di barat laut, dan merebut kembali kendali atas gedung-gedung pemerintah setelah terjadi bentrokan selama berjam-jam.

Pertempuran pecah di sebagian Qala-e-Naw, ibu kota provinsi Baghdis, setelah Taliban menyerang tadi malam dari beberapa arah.

Penduduk dan pejabat setempat mengatakan pemberontak masuk ke dalam kota, mengambil alih instalasi keamanan penting, termasuk markas polisi, serta membebaskan sekitar 600 tahanan dari penjara di pusat kota.

Video yang dirilis oleh Taliban memperlihatkan tahanan keluar dari penjara dan pemberontak mengendarai sepeda motor bergerak ke berbagai bagian dari kota.

Gubernur provinsi itu, Hessamuddin Shams, mengatakan, Taliban merebut distrik-distrik di sekitar Qala-e-Naw dalam beberapa hari terakhir, sehingga memungkinkan mereka menyerang ibu kota provinsi tersebut.

Bentrokan terus berlangsung di kota sepanjang Rabu (7/7), sebelum pasukan Afghanistan, didukung oleh serangan udara, mendesak pemberontak ke luar kota pada tengah hari.

Shams kemudian mengklaim bahwa sebagian besar tahanan berhasil ditangkap kembali.

baca juga

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan Fawad Aman mengirim cuitan bahwa pasukan pemerintah berhasil menyebabkan korban besar dipihak pembrontak yang “melarikan diri.”

Pemberontak Taliban telah membuat kemajuan besar dalam merebut wilayah di seluruh Afghanistan sejak 1 Mei, ketika AS dan sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) secara resmi mulai menarik pasukan mereka dari Afghanistan. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasukan AS Pergi dari Pangkalan Bagram, Tinggalkan Surga Bagi Penjarah

Pasukan AS Pergi dari Pangkalan Bagram, Tinggalkan Surga Bagi Penjarah

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 13:54 WIB

Habib Zein Assegaf Sebut Habib Rizieq Jadi Alat Kelompok Taliban

Habib Zein Assegaf Sebut Habib Rizieq Jadi Alat Kelompok Taliban

Bogor | Rabu, 30 Juni 2021 | 16:26 WIB

Saling Lempar Hasil TWK, Febri Diansyah: Ini Tes atau Main Petak Umpet?

Saling Lempar Hasil TWK, Febri Diansyah: Ini Tes atau Main Petak Umpet?

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 08:36 WIB

Film Nussa Disebut Promosi Taliban, Febri Diansyah: Isu Murahan Ini Pernah Serang KPK

Film Nussa Disebut Promosi Taliban, Febri Diansyah: Isu Murahan Ini Pernah Serang KPK

News | Senin, 21 Juni 2021 | 07:13 WIB

Eko Kuntadhi Sebut Film Nussa Khas Taliban, Netizen; Lah, Pembuat Filmnya Agama Kristen

Eko Kuntadhi Sebut Film Nussa Khas Taliban, Netizen; Lah, Pembuat Filmnya Agama Kristen

Sumsel | Senin, 21 Juni 2021 | 07:35 WIB

Eko Kuntadhi Sebut Pakaian Film Nussa Khas Taliban, Auto Dikritik Habis-habisan

Eko Kuntadhi Sebut Pakaian Film Nussa Khas Taliban, Auto Dikritik Habis-habisan

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 21:32 WIB

Firli Sebut di KPK Banyak Taliban, Novel: Kenapa Pak Firli Ngomong Begitu?

Firli Sebut di KPK Banyak Taliban, Novel: Kenapa Pak Firli Ngomong Begitu?

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 18:31 WIB

Terkini

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

×