Pertambahan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Bandung Tambah Tempat Tidur di RS Rujukan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:30 WIB
Pertambahan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Bandung Tambah Tempat Tidur di RS Rujukan
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Dok: Pemkot Bandung)

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menambah tempat tidur di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga mendorong konversi tempat tidur perawatan non Covid-19 menjadi perawatan Covid-19.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengakui, peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bandung masih sangat tinggi. Biasanya penambahan kasus di Kota Bandung tidak lebih dari 100 orang per hari, namun pada Rabu (7/7/2021), menyentuh angka 450 orang per hari.

"BOR (Bed Occupancy Rate) juga di atas 90 persen. Itu menunjukkan rumah sakit sangat penuh," katanya usai apel persiapan sidang on the street di Metro Indah Mall, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021).

Yana mengatakan, pada akhir Mei lalu, ada 1.400 tempat tidur di 29 rumah sakit rujukan Covid-19. Saat ini sudah ditambah menjadi 2.266 tempat tidur, namun masih tetap penuh oleh penderita Covid-19.

"Kota Bandung terus berupaya mendorong rumah sakit rujukan mengkonversi tempat tidur perawatan non Covid-19 menjadi perawatan Covid-19," katanya.

"Sudah cukup banyak rumah sakit yang mengonversi sampai di atas 60 persen, seperti RS Edelweiss memyentuh angka 73 persen tempat tidurnya dipergunakan untuk pelayanan Covid-19. Di sana BOR-nya sudah di angka 103 persen," paparnya.

Menurut Yana, hal itu menunjukkan penyebaran Covid-19 terus meningkat. Bahkan yang meninggal bisa sampai 50 orang per hari.

Sejak 24 Juni, kata Yana, berkisar 46-50 orang yang meninggal per hari. Padahal sebelumnya tidak lebih dari 10 orang.

"Tempat tidur sekarang sudah 2.266 itu penuh terus, jadi kejar-kejaran," ucapnya.

baca juga

Karena hal tersebut, Yana meminta warga untuk mengurangi mobilitas saat pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sehingga dengan inkubasi 14 hari dari 3 Juli sampai 20 Juli 2021, virus Covid-19 dapat mati.

Menurutnya, kunci utama menghentikan Covid-19 adalah transmisi. Jika virus itu masih terdapat tubuh namun mobilitasnya tinggi, maka akan terus menularkan ke orang lain.

"Tapi kalau sekarang kitanya diam, Virus Corona kan benda mati tapi dia bisa hidup di media seperti selaput lendir mata, hidung, mulut, kita yang jadi media transmisi perpindahan penyebarannya, manusia," katanya.

"Kalau dia kering ke tanah, mati virusnya. Jadi kalau inkubasinya 14 Hari tidak ada orang yang ditempel oleh virus harusnya pandemi cepat selesai," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengganas! 38.124 Orang Indonesia Positif COVID-19 Hari Ini

Mengganas! 38.124 Orang Indonesia Positif COVID-19 Hari Ini

Bali | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:11 WIB

Belajar dari Sherina Munaf, Ini 4 Cara Cegah Penularan Covid-19 dari Paket

Belajar dari Sherina Munaf, Ini 4 Cara Cegah Penularan Covid-19 dari Paket

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:12 WIB

Sherina Munaf Positif Covid-19 Meski di Rumah Aja, Apa Penyebabnya?

Sherina Munaf Positif Covid-19 Meski di Rumah Aja, Apa Penyebabnya?

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:08 WIB

Makin Mengerikan, Kasus Harian Covid-19 Kaltim Tembus 1.000 Orang, Angka Kematian 32 Kasus

Makin Mengerikan, Kasus Harian Covid-19 Kaltim Tembus 1.000 Orang, Angka Kematian 32 Kasus

Kaltim | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:03 WIB

Jumat 9 Juli Pecah Rekor: 38.124 Orang Indonesia Hari Ini Positif Covid, 871 Jiwa Melayang

Jumat 9 Juli Pecah Rekor: 38.124 Orang Indonesia Hari Ini Positif Covid, 871 Jiwa Melayang

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:01 WIB

Medan PPKM Darurat, Edy Rahmayadi: Salat Idul Adha di Rumah Masing-masing

Medan PPKM Darurat, Edy Rahmayadi: Salat Idul Adha di Rumah Masing-masing

Sumut | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:51 WIB

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:50 WIB

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:47 WIB

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Kuning Langsat, Ini 4 Shade yang Cocok

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Kuning Langsat, Ini 4 Shade yang Cocok

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:46 WIB

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

×