Mahasiswa Indonesia di IIITB Jadi Wisudawan Terbaik, Ini Penghargaan yang Berhasil Diraih

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Minggu, 11 Juli 2021 | 10:17 WIB
Mahasiswa Indonesia di IIITB Jadi Wisudawan Terbaik, Ini Penghargaan yang Berhasil Diraih
Dok: Kemendikbudristek

Suara.com - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tanah air. Mahasiswa asal Indonesia, Umar Abdul Aziz berhasil menjadi Wisudawan terbaik di International Institute of Information Technology Bangalore (IIITB). Umar berhasil meraih penghargaan Institute Gold Medal Master of Digital Society.

Penghargaan itu berhasil diraih Umar karena dia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di program studi Master of Digital Society, yaitu 3,83 dari 4,00. Umar berhasil menempatkannya sebagai lulusan nomor satu di jurusannya, baik di antara mahasiswa asal India maupun mahasiswa internasional lainnya.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Atdikbud RI) di New Delhi, Lestyani Yuniarsih mengaku bangga dengan prestasi yang dicapai oleh Umar Abdul Aziz.

“Semoga Umar sukses berkarier dan berkontribusi bagi Indonesia. Prestasi yang dicapai ini juga saya berharap dapat menginspirasi mahasiswa Indonesia di India dan di seluruh dunia untuk tetap semangat belajar sambil membangun jejaring, sehingga begitu lulus sudah siap untuk diserap di dunia kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja,” ujar Atdikbud Lestyani, di New Delhi, India, 8 Juli 2021.

Wisuda secara virtual pada 21st Convocation of IIITB digelar Minggu, 4 Juli lalu, di mana Umar menjadi satu dari 300 lebih wisudawan. Nama Umar Abdul Aziz disebutkan langsung oleh Direktur IIITB, Prof. S. Sadagophan, dalam laporan tahunannya sebagai salah satu wisudawan penerima Institute Gold Medal 2021.

Lestyani menjelaskan, Umar merupakan salah satu dari 15 mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) pada program Master of Digital Society di IIITB, India yang dimulai sejak 2018.

“Situasi pandemi tidak menyurutkan semangat mahasiswa Indonesia di India untuk belajar daring sejak Mei 2020 di mana mereka kembali ke Indonesia, karena pihak kampus di India merekomendasikan mahasiswa internasional untuk kembali ke negara asalnya hingga selesai masa kuliah di IIITB,” ucap Lestyani.


Pada kesempatan ini, Umar menyampaikan antusiasmenya sejak kuliah Strata 1 sudah menggeluti bidang digital dan kebijakan publik.

“Minat ini membawa saya meneliti tentang pengembangan profesi guru di masa pandemi untuk tesis saya, dengan judul Comparison of Different Methods of Online Teacher Professional Development (TPD) During Pandemic,” tutur Umar.

Umar menambahkan, tesisnya menceritakan bahwa pandemi Covid-10 telah ‘memaksa’ sekolah di seluruh penjuru dunia menggunakan pembelajaran secara daring, termasuk di Indonesia.

“Namun demikian, masih banyak guru tidak mampu menggunakan platform digital untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah. Maka, saya pandang perlu ada pelatihan guru dengan menggunakan berbagai metode yang tepat, supaya guru makin profesional dan mampu mengadopsi teknologi informatika di sekolah,” kata Umar menjelaskan tujuan penelitiannya.

Melalui tesisnya, lanjut Umar, terdapat tiga metode pengembangan profesional guru yang berbeda yang dapat diperbandingkan.

“Di antaranya, melalui pelatihan tatap muka, webinar, dan video tutorial, dan saya menjadikan 179 guru di Indonesia sebagai responden. Untuk mengetahui perbedaan dari 3 metode TPD tersebut, saya melakukan survei sebelum dan sesudah diberikan kuis tentang persiapan guru dalam mengadopsi TIK selama mereka mengajar,” jelas Umar.

Selain itu, Umar juga mewawancara beberapa guru untuk mendukung temuannya.

“Dari hasil analisis survei. ditemukan bahwa tiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam meningkatkan kesiapan guru,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemuda Indonesia Kembali Raih Juara Pada Ajang International RoboBoat Competition 2021

Pemuda Indonesia Kembali Raih Juara Pada Ajang International RoboBoat Competition 2021

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 09:06 WIB

Kemendikbudristek Dorong Pendidikan Demokrasi di Sekolah

Kemendikbudristek Dorong Pendidikan Demokrasi di Sekolah

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:53 WIB

Mahasiswa Inalco Paris Nonton Film Pendek tentang Kehidupan Yogyakarta

Mahasiswa Inalco Paris Nonton Film Pendek tentang Kehidupan Yogyakarta

News | Kamis, 01 Juli 2021 | 16:19 WIB

Corona Makin Ganas, Kemendikbudristek Tetap Dorong Buka Sekolah untuk PTM Terbatas

Corona Makin Ganas, Kemendikbudristek Tetap Dorong Buka Sekolah untuk PTM Terbatas

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 14:44 WIB

PTM Terbatas, Antara Kesiapan Sekolah dan Peran Orang Tua

PTM Terbatas, Antara Kesiapan Sekolah dan Peran Orang Tua

News | Sabtu, 12 Juni 2021 | 09:00 WIB

Kemendikbudristek: Sekolah Wajib Beri Opsi PJJ Walau Sudah PTM Terbatas

Kemendikbudristek: Sekolah Wajib Beri Opsi PJJ Walau Sudah PTM Terbatas

News | Jum'at, 11 Juni 2021 | 12:05 WIB

Terkini

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:13 WIB

Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok

Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:53 WIB