CEK FAKTA: Benarkah Racikan Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Bisa Bunuh Corona?

Rendy Adrikni Sadikin | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:41 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Racikan Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Bisa Bunuh Corona?
CEK FAKTA Racikan Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Bisa Bunuh Corona. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan jika campuran air kelapa muda, jeruk nipis, garam, dan madu bisa membunuh virus corona (Covid-19).

Narasi ini diedarkan melalui pesan berantai di WhatsApp. Pesan beredar tersebut membagikan informasi jika racikan air kelapa, perasan jeruk nipis, garam, dan madu dapat dikonsumsi sebagai obat herbal pembunuh Covid-19.

Caranya, seluruh bahan tersebut dicampur dan diminum. Informasi yang beredar itu mengklaim setelah 1 jam meminum obat herbal itu, maka virus corona dalam tubuh akan hilang dan tes swab akan menunjukkan hasil negatif.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

Tolong Infokan kpd Saudara2, Sahabat kita yg terjangkit Covid.19 atau yg akan Rapid test dan Swab.
Ini obat Herbal yg Manjur sekaligus Anugerah dari Allah, yg mudah didapat dan tersedia di Lingkungan kita utk Membunuh VIRUS &
COVID. 19.

Bahan2nya Sbb :
Air KELAPA MUDA (1 buah)
Air JERUK NIPIS (1 buah)
GARAM 1/2
Sendok Teh
MADU 2 Sendok

Semuanya diaduk dan Minum Airnya.
1 jam kemudian Virusnya dijamin akan hilang dan Hasil test RAPID/SWAB kembali Normal dan dinyatakan Negatif.
Mudah-mudahan Semuanya dalam Keadaan Sehat Walafiat.

Noot :
Agar Infokan kpd Sahabat & keluarga.
Semoga Bermanfaat

Sudah di uji coba Kepada Pasien an. Bapak BERTUS TNI-AD Tugas di KODAM Brawijaya

Swab pertama : Hasilnya dinyatakan POSITIF Covid.19

Sehari Kemudian Minum Ramuan ini dan ditest Swab kembali…..Hasilnya Dinyatakan NEGATIF*

VIRALKAN : Agar INDONESIA NORMAL KEMBALI.

Target : 200 Juta Penduduk INDONESIA Baca dan Minum-Minuman HERBAL Ini Agar Tidak Takut Lagi Hadapi COVID. 19 Sbg MOMOK Seluruh BANGSA di Dunia. Kirimkan ke semua GROUP & WA demiu kemaslahatan Umat Dan Keselamatan Bangsa Indonesia Khususnya .-

CEK FAKTA Racikan Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Bisa Bunuh Corona. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Racikan Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Bisa Bunuh Corona. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, campuran air kelapa, garam, madu, dan perasan jeruk nipis tidak benar dapat membunuh virus corona.

Guru Besar pada Departemen Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa klaim campuran bahan-bahan tersebut belum terbukti secara medis dapat membunuh Covid-19. Sebaliknya, racikan obat herbal itu bisa menimbulkan efek samping bagi orang-orang yang memiliki masalah lambung.

“Kalau orang ada masalah dengan maag, itu bisa jadi problem. Jeruk nipis asam sama garam asin, maag-nya bisa kambuh. Saya terus terang saja juga ada pasien-pasien dapat jeruk nipis, jadi maag-nya kambuh,” jelas Ari.

Sementara itu, Guru Besar Biologi Molekuler dari Universitas Airlangga (Unair), Chairul Anwar Nidom menegaskan sampai saat ini belum ada obat yang efektif untuk virus corona. Karena itu, informasi yang beredar melalui WhatsApp itu tidak benar.

“Sampai detik ini tidak ada obat atau vaksin yang betul-betul efektif, karena virusnya sangat cerdik. Karena kalau ada bahan yang membahayakan dirinya maka virus akan melakukan mutasi,” tegas Nidom.

Informasi yang sama terkait campuran air kelapa, perasan jeruk nipis, madu, dan garam sebelumnya pernah dibahas dalam artikel turnbackhoax.id berjudul "[SALAH] Campuran Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis dan Garam dapat Menyembuhkan Covid-19" dan "[SALAH] Konsumsi Campuran Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam dan Madu Dapat Menyembuhkan Covid-19."

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka informasi yang menyebut jika racikan obat herbal dari air kelapa, jeruk nipis, garam, dan madu bisa membunuh virus corona tidak benar.

Informasi itu masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Covid-19 di Irak Terbakar, 50 Orang Tewas

Rumah Sakit Covid-19 di Irak Terbakar, 50 Orang Tewas

Sumbar | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:16 WIB

Kantor Walkot Jaktim Disulap jadi Tempat Isoman, Tapi Masih Kosong Pasien Covid-19

Kantor Walkot Jaktim Disulap jadi Tempat Isoman, Tapi Masih Kosong Pasien Covid-19

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:14 WIB

Viral Pasien Covid-19 Ngamuk Minta Isoman, Ancam Mengadu ke Jokowi

Viral Pasien Covid-19 Ngamuk Minta Isoman, Ancam Mengadu ke Jokowi

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:24 WIB

Daftar 10 Negara dengan Indeks Pemulihan Covid-19 Tertinggi, China Peringkat 6 Dunia

Daftar 10 Negara dengan Indeks Pemulihan Covid-19 Tertinggi, China Peringkat 6 Dunia

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:21 WIB

Mengenal Actemra, Merek Obat Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO Serta Efek Sampingnya

Mengenal Actemra, Merek Obat Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO Serta Efek Sampingnya

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:15 WIB

Tinjau RS Darurat di Surabaya, Puan Maharani: Kita Perlu Bekerja dengan Sense of Emergency

Tinjau RS Darurat di Surabaya, Puan Maharani: Kita Perlu Bekerja dengan Sense of Emergency

DPR | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB