36,4 Persen Warga Indonesia Tolak Divaksin, Takut Efek Samping hingga Kebal Covid-19

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 18 Juli 2021 | 16:44 WIB
36,4 Persen Warga Indonesia Tolak Divaksin, Takut Efek Samping hingga Kebal Covid-19
Ilustrasi--Anak dengan usia 12-18 tahun mengikuti vaksinasi COVID-19 di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (10/7/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Suara.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya mengenai sikap publik terhadap program vaksin yang tengah dijalankan oleh pemerintah. Hasilnya, mayoritas responden percaya dan bersedia divaksinasi. Namun, masih ada pula yang menolak divaksinasi.

Survei ini menggunakan metode simple random sampling. Ada 1.200 responden yang dipilih secara acak dan ditelepon langsung oleh LSI. Toleransi kesalahan toleransi atau margin of error survei ini sekitar ± 2,88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dari hasil survei yang dilakukan LSI, 63.6 persen responden bersedia untuk divaksin, namun ada sekitar 36,4 persen responden tidak bersedia untuk divaksin.

"Alasan paling banyak mengapa orang tidak bersedia divaksin adalah karena takut dengan efek sampingnya, kemudian karena menilai vaksin tidak efektif, dan merasa tidak membutuhkan vaksin karena sehat," sebut hasil survei LSI yang dikutip, Minggu (18/7/2021).

Tak hanya itu, dari hasil survei tersebut juga diketahui mayoritas warga juga menilai bahwa anggaran negara untuk pengadaan vaksin ini berpotensi disalahgunakan, dan cukup banyak yang tidak yakin pemerintah bisa
menjamin penggunaan anggaran vaksin agar tidak dikorupsi.

Selain itu, program vaksin dinilai tepat sasaran oleh mayoritas warga, dan warga juga setuju dengan program vaksin prioritas untuk tenaga kesehatan, lansia, pekerja publik, pedagang pasar, guru/dosen, dan wartawan.

"Namun, cukup banyak warga yang menilai bahwa vaksin sulit didapat oleh sebagian orang karena alasan domisili (bukan perkotaan) dan status osial dan ekonomi," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Perjuangan Demi Vaksin, Sejumlah Pemuda di Yogya Ini Rela Antre Semalam Suntuk

Viral! Perjuangan Demi Vaksin, Sejumlah Pemuda di Yogya Ini Rela Antre Semalam Suntuk

Jatim | Minggu, 18 Juli 2021 | 16:21 WIB

Survei LSI: Pandemi Bikin Ekonomi Masyarakat ke Level Paling Buruk

Survei LSI: Pandemi Bikin Ekonomi Masyarakat ke Level Paling Buruk

Bisnis | Minggu, 18 Juli 2021 | 16:05 WIB

Sebut Penemu AstraZeneca Pancasilais, Fadli Zon Singgung Bisnis Vaksin di Indonesia

Sebut Penemu AstraZeneca Pancasilais, Fadli Zon Singgung Bisnis Vaksin di Indonesia

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 16:10 WIB

Jokowi Didesak Cabut Permenkes Soal Vaksinasi Berbayar, Jangan Sekadar Dibatalkan

Jokowi Didesak Cabut Permenkes Soal Vaksinasi Berbayar, Jangan Sekadar Dibatalkan

Riau | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:58 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×