Orang-orang Ini Berjuang Keras Isi Tabung Oksigen untuk Teman dan Istri

Siswanto

Selasa, 20 Juli 2021 | 16:50 WIB
Orang-orang Ini Berjuang Keras Isi Tabung Oksigen untuk Teman dan Istri
Tabung Oksigen (Envato)

Suara.com - Seorang warga Kabupaten Klaten berjuang untuk mengisi tabung oksigen medis untuk temannya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal yang sama juga dilakukan seorang warga Kecamatan Gantiwarno, dia mencari tempat isi oksigen kemana-mana untuk istrinya, tetapi belum berhasil mendapatkannya

Fedrik asal Kecamatan Karangnongko mengatakan dalam beberapa hari terakhir mendatangi satu per satu tempat pengisian oksigen medis hingga perusahaan.

Dia hanya sekali berhasil mengisi tabung oksigen ukuran kecil setelah mendatangi cabang perusahaan oksigen medis di wilayah Palur.

“Saya terakhir dapat itu kemarin [Senin (19/7/2021)]. Tetapi hanya bisa mengisi satu tabung. Itu saja antrean dibatasi sampai nomor antrean 40,” kata Fedrik saat ditemui di salah satu cabang perusahaan oksigen medis di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, dalam laporan Solopos.com, Selasa (20/7/2021).

Setelah itu, usahanya untuk mengisi kembali tabung oksigen tidak berhasil. Hari ini, dia mendatangi cabang perusahaan oksigen di Jogonalan, tetapi ternyata tempatnya tutup karena libur hari raya Idul Adha.

Petugas yang dia temui pun tidak bisa memastikan stok oksigen medis untuk keesokan harinya masih ada atau tidak lantaran tergantung pengiriman stok bahan baku dari perusahaan.

Fedrik menjelaskan dia mencari oksigen medis untuk membantu temannya yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Klaten. Oksigen sangat dibutuhkan lantaran kondisi temannya yang mengalami penurunan saturasi oksigen.

Fedrik menjelaskan temannya sudah mendapatkan oksigen medis dari rumah sakit. Namun, ketersediaan oksigen di rumah sakit tempat temannya dirawat juga terbatas. Alhasil, agar temannya tetap mendapatkan pasokan oksigen Fedrik bersama dua teman lainnya bergantian mengisi tabung oksigen medis. Namun, tak mudah mendapatkan oksigen medis di tengah kelangkaan seperti saat ini.

Fedrik menuturkan sehari dia bersama teman-temannya minimal harus bisa mengisi dua tabung oksigen untuk membantu oksigen medis temannya yang dirawat di rumah sakit. “Yang dua kami isi. Setelah terisi kami bawa ke rumah sakit. Kemudian yang kosong kami ambil dan mencari lagi agar oksigennya selalu ada,” kata dia.

baca juga

Warga Kecamatan Gantiwarno, Klaten, bernama Yulianto, juga berjuang mengisi tabung oksigen oksigen medis sejak Senin (19/7/2021), namun belum membuahkan hasil hingga Selasa siang.

Oksigen dia perlukan untuk berjaga-jaga guna kebutuhan istrinya yang baru saja pulang setelah 21 hari dirawat di rumah sakit gegara Covid-19. Yulianto berharap pasokan oksigen medis bisa segera tercukupi lantaran saat ini banyak warga yang membutuhkan.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengakui ketersediaan oksigen medis di Kabupaten Bersinar masih kritis.

Dia menjelaskan wakil bupati Klaten serta asisten ekonomi dan pembangunan saat ini masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pasokan oksigen medis di Kabupaten Bersinar segera tercukupi baik terutama untuk rumah sakit.

Mulyani juga mengaku sudah mencoba berkoordinasi langsung dengan sejumlah petinggi BUMN agar bisa membantu pasokan oksigen di Kabupaten Bersinar.

“Saya sudah bersurat ke dirut Pusri dan Pupuk Indonesia. Banyak surat yang kami ajukan dan kemarin sudah kami layangkan untuk permohonan oksigen di rumah sakit. Semoga segera terealisasi,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulang Tahun Berujung Maut, Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Meninggal Usai Diceburkan ke Kolam

Ulang Tahun Berujung Maut, Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Meninggal Usai Diceburkan ke Kolam

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 10:43 WIB

Update: Kasus Covid-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 3.655 Orang, 32 Meninggal

Update: Kasus Covid-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 3.655 Orang, 32 Meninggal

News | Sabtu, 03 Desember 2022 | 21:12 WIB

Meningkat Lagi, Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.225 Orang

Meningkat Lagi, Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.225 Orang

News | Senin, 28 November 2022 | 20:37 WIB

Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 6.294 Orang, DKI Sumbang Pasien Baru Terbanyak

Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 6.294 Orang, DKI Sumbang Pasien Baru Terbanyak

News | Kamis, 10 November 2022 | 19:36 WIB

Positif Covid-19 Nasional Bertambah 3.008 Kasus, DKI Jakarta Terbanyak

Positif Covid-19 Nasional Bertambah 3.008 Kasus, DKI Jakarta Terbanyak

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:31 WIB

Update: Kasus Covid-19 Harian Indonesia Bertambah Sebanyak 4.170

Update: Kasus Covid-19 Harian Indonesia Bertambah Sebanyak 4.170

News | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Kasus Harian Covid-19 Indonesia Bertambah 6 Ribu Lebih, Tertinggi DKI Jakarta 2.974 Orang

Kasus Harian Covid-19 Indonesia Bertambah 6 Ribu Lebih, Tertinggi DKI Jakarta 2.974 Orang

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 17:44 WIB

Update: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah Sebanyak 1.445 Orang

Update: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah Sebanyak 1.445 Orang

News | Senin, 27 Juni 2022 | 18:34 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×