Bantu Warga Terimbas Pandemi, Bagirata Buat Platform Subsidi Silang Antarpekerja

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 20 Juli 2021 | 19:40 WIB
Bantu Warga Terimbas Pandemi, Bagirata Buat Platform Subsidi Silang Antarpekerja
Social crowdfunding bagirata. (Bagirata)

Diketahui dalam platform subsidi silang antarwarga atau antarpekerja, Bagirata membuka registrasi bagi mereka baik yang ingin menjadi penerima maupun pemberi bantuan berupa donasi.

Nantinya donatur bisa memberikan donasinya langsung kepada calon penerima melalui e-wallet, tanpa harus dikumpulkan terlebih dahulu di dalam satu rekening. Dengan begitu donasi bisa tersalurkan langsung kepada penerima yang telah diverifikasi sebelumnya.

Sejauh ini tercatat ada 5.602 penerima dana yang telah mendaftar. Lody mengatakan saat ini Bagirata sedang di tahap verifikasi penerima dana yang baru mendaftar selama  PPKM Darurat.

"Jadi tidak semuanya lolos verifikasi. Jadi sekitar 2.500-3.000 penerima dana di Bagirata," ujarnya.

Dari verifikasi itu diketahui bahwa mayoritas penerima bantuan dana didominasi oleh mereka yang berdomisili di wilayah Jawa dan Bali. Sementara untuk daerah lain tetap ada, namun jumlahnya belum begitu banyak.

Diketahui juga penerima bantuan dana yang telah mendaftar banyak dari mereka pekerja sektor industri yang terdampak PPKM Darurat. Selain itu ada dari sektor informal yang juga terkena imbas sehingga mereka tidak memiliki penghasilan.

"Banyak yang dari pekerja kreatif, hiburan, ritel, dan sektor informal seperti pedagang kios dan kantin. Dulu waktu gelombang pertama didominasi dari F&B dan transportasi, seperti penerbangan dan ojol," ujarnya.

Sedangkan untuk jumlah donasi yang telah tersalurkan melalui Bagirata hingga 20 Juli 2021 sore tercatat sebanyak Rp 924.638.979. Lody mengatakan dana donasi tersebut sudah terdistribusi untuk 2.475 orang penerima bantuan.

"Arus dana ini yang kami observasi di dalam sistem, jadi tidak ada dana yang kami tampung. Semua proses pengiriman langsung ke e-wallet yang bersangkutan karena platform Bagirata bersifat peer-to-peer," kata Lody.

Melalui platform Bagirata, Lody berharap ke depan kesadaran masyarakat untuk membantu sesama semakin tinggi. Di mana kata Lody gotong-royong tidak hanya menjadi jargon, melainkan menjadi aksi-aksi kecil untuk sama-sama mencari jalan keluar di situasi sulit pandemi.

"Saling menyadari privilege dan peran kita di masyarakat juga menjadi sangat penting, terutama untuk masyarakat yang masih cenderung aman secara finansial, lebih membuka tangan mereka untuk menyediakan jaring pengaman finansial secara kolektif untuk mereka yang sangat dirugikan dari pandemi dari aspek ekonomi," kata Lody.

Harapan Bagirata juga ditujukan untuk pemerintah. Lody berharap pemerintah di level daerah atau pusat dapat lebih mengesampingkan birokrasi dan fokus ke akurasi kebijakan dan bantuan.

"Kami yakin banyak ide-ide dan laporan penelitian bagus di meja-meja pemerintah untuk menanggulangi isu ini, tapi kenyataannya masih sedikit upaya pemerintah yang tepat guna di level implementasi. Jadi sangat besar harapan saya untuk melihat pemerintah yang responsif terhadap kebutuhan warga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah 500 Ribu Pekerja Jakarta Kena PHK Saat Pandemi, BPS: 250 Ribu Masih Nganggur

Sejumlah 500 Ribu Pekerja Jakarta Kena PHK Saat Pandemi, BPS: 250 Ribu Masih Nganggur

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 21:24 WIB

Pekerja Kritikal Bebas Lewat Penyekatan Kalimalang di Atas Pukul 10.00 WIB

Pekerja Kritikal Bebas Lewat Penyekatan Kalimalang di Atas Pukul 10.00 WIB

Bekaci | Kamis, 15 Juli 2021 | 12:36 WIB

Sudah Jam 10 Lewat, Aparat Biarkan Pekerja Esensial-Kritikal Lintasi Penyekatan Kalimalang

Sudah Jam 10 Lewat, Aparat Biarkan Pekerja Esensial-Kritikal Lintasi Penyekatan Kalimalang

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 12:09 WIB

Terkini

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB