CEK FAKTA: Benarkah Semua Orang yang Sudah Vaksin Covid-19 Akan Mati dalam 2 Tahun?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 21 Juli 2021 | 13:34 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Semua Orang yang Sudah Vaksin Covid-19 Akan Mati dalam 2 Tahun?
CEK FAKTA Semua Orang Yang Sudah Vaksin Akan Mati dalam 2 Tahun. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi pemenang Nobel Prize mengatakan tidak ada kesempatan bertahan hidup bagi orang-orang yang telah menerima segala bentuk vaksin.

Narasi ini beredar luas melalui pesan berantai di WhatsApp. Pesan ini turut membagikan tautan www.lifesitenews.com yang merujuk pada sebuah berita berjudul "Nobel Prize winner: Mass COVID vaccination an ‘unacceptable mistake’".

Dalam pesan itu, disebutkan bahwa semua orang yang divaksinasi akan mati dalam dua tahun. Informasi itu juga menyebutkan tidak ada pengobatan bagi mereka yang telah divaksin.

Semua pernyataan itu disebut berasal dari ahli virologi sekaligus penerima hadiah Nobel bernama Luc Montagnier. Ia menyebut semua orang yang divaksin akan meninggal karena terjadi peningkatan antibodi sehingga membuat ketergantungan.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

“Nobel Prize winner: Mass COVID vaccination an ‘unacceptable mistake’
www.lifesitenews.com

BREAKING NEWS: Semua orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun

Pemenang Hadiah Nobel Luc Montagnier telah mengonfirmasi bahwa tidak ada kesempatan untuk bertahan hidup bagi orang-orang yang telah menerima segala bentuk vaksin. Dalam wawancara yang mengejutkan, ahli virologi top dunia menyatakan dengan kosong: “tidak ada harapan, dan tidak ada pengobatan yang mungkin bagi mereka yang telah divaksinasi. Kita harus siap untuk membakar mayat.”

Jenius ilmiah mendukung klaim ahli virologi terkemuka lainnya setelah mempelajari konstituen vaksin.

baca juga

“Mereka semua akan mati karena peningkatan yang bergantung pada antibodi. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan.”

CEK FAKTA Semua Orang Yang Sudah Vaksin Akan Mati dalam 2 Tahun. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Semua Orang Yang Sudah Vaksin Akan Mati dalam 2 Tahun. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, tidak ada pernyataan dari ahli virologi dan peraih hadiah Nobel bidang Kedokteran dan Fisiologi asal Prancis, Luc Montagnier dalam berita yang dilampirkan pada pesan WhatsApp itu.

“Secondly, Montagnier did not say that everyone who received experimental COVID-19 vaccines would 'all die' within two years. This quote was falsely attributed to him in a fake news meme that has been widely distributed.”

“Kedua, Mogtagnier tidak mengatakan bahwa setiap orang yang menerima vaksin eksperimental Covid-19 akan 'mati semuanya' dalam dua tahun. Kutipan itu secara keliru dikaitkan dengannya dalam meme berita palsu yang telah beredar secara luas,” ungkap Celeste McGovern, penulis berita yang terbit pada 19 Mei 2021 itu.

Dalam berita tersebut, Montagnier menyatakan vaksinasi massal melawan Covid-19 dapat menyebabkan terciptanya varian virus berbahaya yang mendorong kepada kematian.

Namun, pernyataan tersebut telah dibantah oleh seorang profesor biokimia yang memimpin upaya pengurutan varian SARS CoV-2 di West Virginia, AS bernama Peter Stoilov, PhD.

Mengutip dari healthline, Stoilov menyatakan bahwa mutasi yang menentukan menentukan varian SARS-CoV-2 saat ini muncul sebelum vaksin dibuat atau tersedia secara luas.

“Kami tidak melihat apa-apa tentang itu. Faktanya, kami melihat yang sebaliknya. Di tempat-tempat dengan tingkat vaksinasi tinggi, jumlah kasus dan kematian menurun; keragaman virus terbatas pada beberapa (satu sampai tiga) varian; dan, sejauh ini, tidak ada varian baru yang muncul di antara populasi yang divaksinasi,” ujar Stoilov dalam artikel berjudul “No, COVID-19 Vaccines Do Not Cause New Coronavirus Variants” pada (2/6/2021).

Sebagai tambahan, informasi palsu terkait vaksinasi memunculkan varian baru Covid-19 telah dibahas pada artikel Turn Back Hoax berjudul “[SALAH] Vaksinasi Sebabkan Varian Baru COVID-19” yang terbit pada 16 Juni 2021.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, narasi pemenang Nobel yang menyebut semua orang yang sudah divaksin akan meninggal dunia adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Pembelajaran Tatap Muka, Anak Perlu Dapat Vaksin Covid-19

Percepat Pembelajaran Tatap Muka, Anak Perlu Dapat Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 13:13 WIB

Panggung Hiburan Tanah Air Berduka, Aktor Alino Octavian Meninggal Dunia

Panggung Hiburan Tanah Air Berduka, Aktor Alino Octavian Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 21 Juli 2021 | 13:05 WIB

Meninggal 10 Hari Usai Divaksin, Korban Alami Demam Sakit Kepala dan Mual

Meninggal 10 Hari Usai Divaksin, Korban Alami Demam Sakit Kepala dan Mual

Banten | Rabu, 21 Juli 2021 | 12:36 WIB

Miris! Suami Istri Meninggal COVID-19 Selisih 2 Jam, Jenazah Dimakamkan 1 Liang Lahad

Miris! Suami Istri Meninggal COVID-19 Selisih 2 Jam, Jenazah Dimakamkan 1 Liang Lahad

Bekaci | Rabu, 21 Juli 2021 | 12:34 WIB

Ayah Sharena Delon Meninggal, Berpulang saat Melakukan Hal yang Disukai

Ayah Sharena Delon Meninggal, Berpulang saat Melakukan Hal yang Disukai

Entertainment | Rabu, 21 Juli 2021 | 12:34 WIB

Meninggal Dunia, Ini Profil Alino Octavian Pemain Sinetron Suara Hati Istri

Meninggal Dunia, Ini Profil Alino Octavian Pemain Sinetron Suara Hati Istri

Entertainment | Rabu, 21 Juli 2021 | 12:23 WIB

Terkini

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×