Polisi Telusuri Unsur Pidana di Balik Peristiwa Kebakaran Gedung BPOM

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 22 Juli 2021 | 10:05 WIB
Polisi Telusuri Unsur Pidana di Balik Peristiwa Kebakaran Gedung BPOM
Petugas berjaga di sekitar lokasi gedung yang kebakaran di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta Pusat, Senin (19/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat tengah menyelidiki ada atau tidaknya unsur pidana di balik peristiwa kebakaran Gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru. Penyelidikan salah satunya dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi dan melakukan uji laboratorium forensik atau labfor.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium forensik dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor Polri).

"Masih dalam penyelidikan. Kita nunggu hasil labfor dulu," kata Wisnu kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Dalam perkara ini penyidik telah memeriksa enam saksi. Saksi-saksi yang diperiksa ialah pegawai BPOM dan kontraktor.

"Total enam saksi yang sudah diperiksa," katanya.

Diduga Korsleting

Gedung BPOM terbakar pada Minggu (18/7) malam. Sebanyak 17 unit mobil pemadam dan 75 personel diterjunkan dalam peristiwa ini. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB.

Mobil Puslabfor tiba untuk melakukan investigasi tertutup di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta Pusat, Senin (19/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mobil Puslabfor tiba untuk melakukan investigasi tertutup di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta Pusat, Senin (19/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Saiful Kahfi sebelumnya menyebut penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Beberapa petugas kelistrikan sempat memperbaiki panel listrik sebelum peristiwa ini terjadi.

Awalnya petugas listrik tengah melakukan perbaikan panel listrik yang berada di lorong F Timur dan F Barat Gedung BPOM. Kemudian ledakan terjadi tatkala mereka menaikan MCB.

baca juga

"Dugaan penyebab korsleting listrik," kata Saiful kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Dalam Uji Klinis, Semua Pihak Dilarang Promosi Ivermectin oleh BPOM

Masih Dalam Uji Klinis, Semua Pihak Dilarang Promosi Ivermectin oleh BPOM

Kaltim | Rabu, 21 Juli 2021 | 17:42 WIB

BPOM RI Izinkan Penggunaan Ivermectin dengan Skema Khusus

BPOM RI Izinkan Penggunaan Ivermectin dengan Skema Khusus

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 14:06 WIB

Usai Hotman Paris Ngamuk-ngamuk, Bareskrim Usut Kartel Kremasi Jenazah Covid-19

Usai Hotman Paris Ngamuk-ngamuk, Bareskrim Usut Kartel Kremasi Jenazah Covid-19

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 10:55 WIB

Dilarang BPOM, Obat Herbal Covid-19 Diduga Masih Beredar di Pontianak

Dilarang BPOM, Obat Herbal Covid-19 Diduga Masih Beredar di Pontianak

Kalbar | Senin, 19 Juli 2021 | 15:09 WIB

Terkini

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB