alexametrics

Puan Maharani: Hati Saya Pilu Dengar Vino jadi Yatim Piatu

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Puan Maharani: Hati Saya Pilu Dengar Vino jadi Yatim Piatu
Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Begitu mendengar berita tersebut, sebagai seorang ibu yang punya dua anak, hati saya pilu mendegar anak sekecil Vino sudah yatim piatu."

Suara.com - Ketua DPR Puan Maharani memberi perhatian khusus kepada Vino, anak usia 10 tahun yang duduk di kelas 3 SD. Perhatian itu menyusul hidup Vino yang kini sebatang kara ditinggal wafat kedua orang tua karena Covid-19.

Diketahui kisah Vino menjadi ramai diperbincangkan lantaran kini ia sedang melakukan isolasi mandiri seorang diri di rumahnya di Kampung Linggang Purworejo, Tering, kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Orang tua Vino meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19 dan dalam perawatan. Ibunya meninggal pada Senin (19/7), sedangkan sang ayah meninggal keesokan harinya.

Karena hal itu Puan kemudian memberi perhatian kepada Vino lantaran pilu mengetahui Vino yang menjalani isoman sendirian.

Baca Juga: Puan Maharani Meminta Pemuka Agama Sosialisasikan Ibadah di Rumah Saat Idul Adha

Kenyataan pahit harus diterima Vino (10) asal Kampung Linggang Purworejo, Tering, Kubar
Vino (10) bocah SD asal Kampung Linggang Purworejo, Tering, Kubar yang kini sebatang kara karena orang tuanya meninggal karena Covid-19.

“Begitu mendengar berita tersebut, sebagai seorang ibu yang punya dua anak, hati saya pilu mendegar anak sekecil Vino sudah yatim piatu,” kata Puan di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Menurut Puan negara harus hadir menjamin segala kebutuhan Vino. Tidak hanya kepada Vino, ia meminta jaminan serupa juga diberikan kepada anak-anak lainnya yang mengalami hal serupa Vino.

“Dalam kondisi seperti ini, negara harus hadir menjamin segala kebutuhan Vino dan anak-anak Indonesia lain yang mengalami nasib serupa,” kata Puan.