alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Anies Baswedan Menjenguk Bima Arya sampai Keluarga Histeris, Benarkah?

Rifan Aditya | Nur Afitria Cika Handayani
CEK FAKTA: Anies Baswedan Menjenguk Bima Arya sampai Keluarga Histeris, Benarkah?
Fakta Anies Baswedan menjenguk Bima Arya. (Turnbackhoax.id)

Fakta soal Anies Baswedan yang menjenguk Bima Arya.

Suara.com - Sebuah narasi beredar di media sosial menyebutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menjenguk Wali Kota Bogor Bima Arya.

Narasi tersebut diunggah oleh kanal Youtube Kabar NKRI berjudul 'BERITA HARI INI~ANIES BASWEDAN SEMPAT MENJENGUK,KELUARGA BIMA ARYA H15.TER15~VIRAL BIMA ARYA TERBARU'.

Berdasarkan narasi dalam thumbnail video tersebut memperlihatkan seseorang tengah meninggal dunia.

Tampak seorang pasien rumah sakit yang tubuhnya telah ditutup oleh kain kafan seperti jenazah.

Baca Juga: Viral Pengantin Diarak di Puskesmas Gegara Belum Tes Swab, Tuai Perdebatan

Lantas benarkah narasi tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, Minggu (25/7/2021), klaim yang menyebutkan Anies Baswedan menjenguk Bima Arya adalah klaim yang salah.

Informasi dalam video tersebut tidak menyatakan soal Anies Baswedan yang menjenguk Bima Arya.

Dalam video tersebut, informasi yang disampaikan mengenai permasalahan hukum antara Bima Arya dan Habib Rizieq Shihab terkait kasus Swab Test di rumah sakit UMMI Bogor.

Baca Juga: Viral Pasien Covid-19 Diseret Paksa dan Dikeroyok di Tengah Jalan

Selain itu, terdapat pendapat ahli hukum Refly Harun terkait permasalahan kasus swab test.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.