Kemungkinan Ada Covid-19 Varian Lain Lebih Ganas, Warga Diminta Tetap Waspada

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Senin, 26 Juli 2021 | 02:55 WIB
Kemungkinan Ada Covid-19 Varian Lain Lebih Ganas, Warga Diminta Tetap Waspada
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan [Dok Kemenko Maritim]

Suara.com - Presiden Jokowi meminta semua pihak untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19 selain varian Delta. Jokowi berkeyakinan bukan tidak mungkin varian lainnya yang lebih ganas akan menyebar.

Pernyataan Jokowi itu disampaikan ulang melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers daring terkait perpanjangan PPKM Level 4 mulai 26 Juli-2 Agustus 2021.

"Sekali lagi tadi presiden sudah meyampaikan bukan tidak mungkin ada varian lain lagi yang lebih ganas dari Delta ini," kata Luhut, Minggu (25/7/2021) malam.

Karena itu Luhut mengingatkan agar masyrakat tidak buru-buru senang, melainkan tetap waspada bersiap meghadapi segala kemungkinan buruk ke depan.

"Oleh karena itu kita tidak perlu buru-buru bersenang hati tapi kita harus bersiap terhadap apapun yang terjelek. Tapi kalau hari ini seperti ini insyaalla saya kira kita akan bisa mengatasinya," ujar Luhut.

Tingkatkan Tracing dan Testing

Sebelumnya Luhut memohon dukungan semua pihak untuk melaksankan PPKM Level 4 yang diperpanjangan sampai 2 Agustus 2021. Permohonan dukungan itu ia khususkan terutama dalam upaya meningkatkan jumlah testing, tracing, dan treatment.

Luhut memandang persipan seluruh tim sudah siap untuk melaksanakan, nantinya tinggal dimaksimalkan pada Senin besok, hari pertama perpanjangan PPKM Level 4.

"Saya kira kita laksanain aja dan saya mohon dukungannya khusunya mengenai testing tracing treatment ini. Ya saya pikir semua tim sudah siap untuk melaksanakan, kami sudah melakukan berjenjang dan perisapan-persiapan ini saya pikir," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa peningkatan kegiatan tracing dan tracing merupakan instruksi Presiden Jokowi. Peningkatan testing dan tracing itu akan mulai dilakukan pada 7 wilayah aglomerasi di Jawa dan Bali. Kegiatan tersebut bakal dikoordinasi TNI-Polri serta puskesmas di masing-masing wilayah.

Luhut berkayikan apabila ketentuan PPKM 4 ke depan diikuti dam dijalankan seksama maka penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan. Ia meminta semua piha untuk tetap menjaga protokol keshatan selama penerapan PPKM baik di level 4 maupun level 3.

"Kalau dengan ini jadi, saya kira kita akan bisa lebih baiklah mengendalikan ini semua," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus 2021, Disertai Penyesuaian

PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus 2021, Disertai Penyesuaian

Sumsel | Minggu, 25 Juli 2021 | 20:53 WIB

PPKM Diperpanjang, Jokowi: Terima Kasih Rakyat Pengertiannya

PPKM Diperpanjang, Jokowi: Terima Kasih Rakyat Pengertiannya

News | Minggu, 25 Juli 2021 | 20:33 WIB

LIVE STREAMING: Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM

LIVE STREAMING: Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM

Video | Minggu, 25 Juli 2021 | 20:19 WIB

Terkini

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:00 WIB

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB