facebook

Varian Delta Merebak di Afrika, Aljazair Kembali Berlakukan Pembatasan Covid-19

Bangun Santoso
Varian Delta Merebak di Afrika, Aljazair Kembali Berlakukan Pembatasan Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Varian Delta menyebabkan 71 persen dari total infeksi selama Juli, menurut pusat penelitian negara Pasteur Institute

Suara.com - Aljazair akan memberlakukan lagi pembatasan COVID-19 mulai Senin untuk mengatasi penularan varian virus corona Delta sangat menular yang menyebabkan lonjakan jumlah pasien, menurut kantor perdana menteri.

Langkah yang akan diterapkan di 35 dari 58 provinsi itu terutama mencakup penutupan pusat kebugaran, pusat budaya, tempat rekreasi, pantai dan pasar mobil bekas, serta pembatasan jam malam 20:00-06:00 waktu setempat, tulis pernyataan dari kantor PM, Minggu (25/7/2021).

Seluruh pertemuan seperti resepsi pernikahan akan dilarang. Sementara itu, kafe dan restoran hanya akan diizinkan melayani pesanan bawa pulang.

Varian Delta menyebabkan 71 persen dari total infeksi selama Juli, menurut pusat penelitian negara Pasteur Institute.

Baca Juga: Korban Tewas akibat Kerusuhan di Afrika Selatan Tembus 117, Ribuan Orang Ditangkap

Sejauh ini negara Afrika Utara itu telah melaporkan 162.155 infeksi, termasuk 4.063 kematian COVID-19 sejak pandemi bermula awal tahun lalu. (Sumber: Antara/Reuters)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar