alexametrics

Luar Biasa, Gedung Bekas Klub Penari Striptis Kini Diubah Jadi Gereja Baptis

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Luar Biasa, Gedung Bekas Klub Penari Striptis Kini Diubah Jadi Gereja Baptis
Gedung bekas klub penari striptis yang diubah jadi gereja. (Twitter/@Justinlehman87)

Gereja ini terjepit di antara apotek ganja, toko seks dan motel kumuh.

Suara.com - Seorang putri mantan penari erotis, Linda Dunegan mengubah gedung bekas klub penari striptis menjadi gereja baptis. Wanita kelahiran Vietnam ini mengatakan ini adalah hasil dari doanya selama lima tahun.

Menyadur Sputnik News Senin (26/07), pada masa jayanya, wanita-wanita biasanya menggaet para pelanggan dari tepi jalan dan membawanya ke Anchorage untuk menikmati pertunjukan erotis.

Kini, gedung yang dulunya terkenal dengan nama Fantasies on Fifth telah berubah. Tak ada lagi lantai pertunjukan dan tiang penari striptis diubah jadi mimbar.

Linda Dunegan sudah lama mengincar gedung itu tapi usahanya selalu sia-sia hingga suatu hari, pemilik gedung memberi agen real estate untuk menjual gedungnya dan informasi ini sampai ke telinga Dunegan.

Baca Juga: Tak Gubris Penari Striptis di Sampingnya, Ballack Malah Fokus Nonton Final Liga Champions

Bersama Pendeta Kenny Menendez, ia mewujudkan mimpinya untuk membuat gereja baru di Anchorage. "Ya, itu bisa menjadi gerejs, hanya perlu facelift," ujar pendeta itu.

Facelift yang dimaksud di sini adalah operasi plastik dalam arti sebenarnya di mana mereka butuh mengambil tindakan untuk mengubah klub dansa menjadi pelayanan anak muda.

Pada saat yang sama, Menendez berpikir bahwa gereja yang terjepit di antara apotek ganja, toko seks, dan motel kumuh, akan membantu merevitalisasi masyarakat.

Dunegan berencana untuk menggunakan gedung lantai dua sebagai tempat penggalangan dana dan resepsi, sedangkan lantai tiga akan berfungsi sebagai markas Children's Benefit Foundation.

Baca Juga: Paket Khusus Rp 3 Juta, Tamu Bisa Digoyang 2 Penari Striptis Metzo Club

Komentar