Menkes Budi: Kalau Saturasi di Atas 94 Persen Gak Usah Dibawa, Penuh-penuhi Rumah Sakit

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 26 Juli 2021 | 15:22 WIB
Menkes Budi: Kalau Saturasi di Atas 94 Persen Gak Usah Dibawa, Penuh-penuhi Rumah Sakit
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya mengukur saturasi oksigen ketika sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Budi menyebut dari penjelasan pihak rumah sakit, banyak pasien Covid-19 yang terlambat masuk ke rumah sakit lantaran saturasinya sangat rendah.

"Saya sudah cek dengan banyak Direktur Utama Rumah Sakit, penyebabnya telat masuk, saturasi yang sudah sangat rendah. Penting untuk mengukur saturasi dengan alat oximeter yang dicolok dijari," ujar Budi dalam jumpa pers, Senin (26/7/2021).

Kata Budi, jika saturasi oksigen di bawah 94 persen, ia meminta pasien untuk segera dibawa ke rumah sakit ataupun ke tempat isolasi terpusat. Sementara jika saturasi oksigen pasien di atas 94 persen, tidak perlu dibawa ke rumah sakit.

"Kalau itu di atas 94 persen tidak usah dibawa karena akan menuh-menuhi rumah sakitnya, orang yang butuh masuk, jadi enggak bisa masuk, biarin di rumah. Yang penting ukur saturasinya, kalau dibawah 94 persen baru dibawa ke rumah sakit," tutur Budi. 

Budi mengingatkan masyarakat tidak menunggu saturasi oksigen sampai turun 80 atau 70 persen dan merasa sehat. Namun segera memeriksakan kondisinya untuk mendapatkan penanganan perawatan covid-19

"Jangan tunggu sampai turun 80-70 persen karena merasa sehat. Ya kadang kadang banyak orang hanya batuk-batuk kecil."Saya nggak mau ke rumah sakit, apa lagi takut dites, saya enggak mau dites," ucap dia.

Mantan Wakil Menteri BUMN itu meyakini penyakit covid-19 dapat disembuhkan jika ditangani lebih dini dan cepat. 

"Di seluruh dunia dari 100 yang sakit yang masuk rumah sakit cuma 20% ,yang Wafat mungkin sekitar 1,7% lebih rendah dari TBC atau HIV tapi harus dirawat dengan tepat dan cepat," tutur Budi.

Lebih lanjut Budi meminta masyarakat yang mengalami gejala, segera melakukan tes dan segera mengecek saturasi oksigen.

baca juga

"Jadi kamu sudah positif cepat dites, kalau dites cepat ukur saturasi. Kalau saturasi di atas 94 stay at home insyallah akan sembuh. Tapi kalau di bawah nah itu harus segera dikirim ke rumah sakit atau di isolasi terpusat," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Makan di Tempat Cuma 20 Menit, Tito: di Luar Negeri Sudah Lama Diberlakukan

Aturan Makan di Tempat Cuma 20 Menit, Tito: di Luar Negeri Sudah Lama Diberlakukan

News | Senin, 26 Juli 2021 | 15:14 WIB

Kebiasaan Warga Memilah Limbah Medis Rendah, Pemprov DKI: Bisa Tularkan Covid-19

Kebiasaan Warga Memilah Limbah Medis Rendah, Pemprov DKI: Bisa Tularkan Covid-19

News | Senin, 26 Juli 2021 | 15:08 WIB

Sejak Awal Tahun, Limbah Medis Rumah Tangga di Jakarta Hampir Capai 1 Ton

Sejak Awal Tahun, Limbah Medis Rumah Tangga di Jakarta Hampir Capai 1 Ton

Jakarta | Senin, 26 Juli 2021 | 14:44 WIB

Cerita Petugas Kremasi 6 Jenazah Covid-19 Sehari: Kami Hampir Tidak Istirahat

Cerita Petugas Kremasi 6 Jenazah Covid-19 Sehari: Kami Hampir Tidak Istirahat

Batam | Senin, 26 Juli 2021 | 14:34 WIB

Terkini

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:28 WIB

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:15 WIB

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:09 WIB

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

×