Olimpiade Tokyo: Kasus Harian Covid-19 di Jepang Pecahkan Rekor Jadi 3.177

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 29 Juli 2021 | 07:57 WIB
Olimpiade Tokyo: Kasus Harian Covid-19 di Jepang Pecahkan Rekor Jadi 3.177
Logo Olimpiade Tokyo. [Andrej ISAKOVIC / AFP]

Suara.com - Tuan rumah Olimpiade Tokyo 2020 terus mengalami peningkatan kasus harian Covid-19. Menyadur CNA Kamis (29/07), angkanya mencapai 3.177 kasus pada Rabu (28 Juli).

Ini adalah rekor harian tertinggi untuk hari kedua berturut-turut dan membuat rumah sakit kewalahan. Meningkatnya kasus harian membuat Olimpiade berlangsung berlangsung ketat.

Peringkat dukungan terhadap Perdana Menteri Yoshihide Suga juga anjlok pada titik terendah menjelang pemilihan kepemimpinan partai tahun ini.

Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, yang memimpin penanggulangan Covid-19 di Jepang mengatakan gubernur dari tiga prefektur terdekat Tokyo mendesak pemerintah mengumumkan status darurat pada wilayah mereka.

Yuji Kuroiwa, gubernur prefektur Kanagawa mengatakan prefekturnya, Chiba dan Saitama mengalami lonjakan kasus meskipun beberapa pengujian ditunda selama liburan pekan lalu.

Penggemar berat Olimpiade Kyoko Ishikawa, yang telah menghadiri setiap Olimpiade Musim Panas dalam 30 tahun terakhir, memasang gambar tempat Olimpiade di dinding rumahnya di Tokyo, pada (23/7/2021). [Yasuyoshi CHIBA / AFP]
Penggemar berat Olimpiade Kyoko Ishikawa, yang telah menghadiri setiap Olimpiade Musim Panas dalam 30 tahun terakhir, memasang gambar tempat Olimpiade di dinding rumahnya di Tokyo, pada (23/7/2021). [Yasuyoshi CHIBA / AFP]

"Saya pikir kita telah memasuki tren kenaikan tajam dalam kasus, yang paling saya takuti," ujar Yuji Kuroiwa.

Tokyo berada di bawah keadaan darurat keempat, yang akan berlangsung selama Olimpiade, sementara tiga wilayah lainnya menerapkan langkah-langkah 'darurat semu' yang lebih longgar.

Juru bicara Tokyo 2020 Masa Takaya mengungkapkan keprihatinannya atas lonjakan kasus Covid-19. "Sebagai penduduk kota dan sebagai penyelenggara, hati saya sakit," ujarnya.

Sementara itu, penyelenggara Olimpiade Tokyo pada hari Rabu melaporkan 16 kasus baru dengan total 169 kasus sejak 1 Juli. Atlet, staf dan media Olimpiade memiliki aturan ketat termasuk pengujian berkala.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulitnya Siswa Tuna Netra di Sumsel Belajar Daring saat Pandemi COVID 19

Sulitnya Siswa Tuna Netra di Sumsel Belajar Daring saat Pandemi COVID 19

Sumsel | Kamis, 29 Juli 2021 | 07:05 WIB

Pemkot Medan Siapkan 3 Lokasi Isolasi Pasien Covid-19

Pemkot Medan Siapkan 3 Lokasi Isolasi Pasien Covid-19

Sumut | Kamis, 29 Juli 2021 | 07:05 WIB

Covid-19 Serang Kejiwaannya, Hanung Bramantyo Sampai Menangis

Covid-19 Serang Kejiwaannya, Hanung Bramantyo Sampai Menangis

Lampung | Kamis, 29 Juli 2021 | 07:20 WIB

Terkini

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×