Perempuan Afghanistan Takut Taliban Kembali Berkuasa: Dikekang hingga Jadi Budak Seks

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 02 Agustus 2021 | 14:20 WIB
Perempuan Afghanistan Takut Taliban Kembali Berkuasa: Dikekang hingga Jadi Budak Seks
Helikopter Tentara Nasional Afghanistan (ANA) lepas landas di dalam pangkalan udara AS Bagram setelah semua pasukan AS dan NATO pergi, di Afghanistan, pada (5/7/2021). [WAKIL KOHSAR / AFP]

Suara.com - Perempuan di Afghanistan takut jika mereka menjadi budak seks dan tidak mampu berkecimpung di dunia politik setelah jika Taliban kembali berkuasa di negara itu.

Menyadur Arab News Senin (2/8/2021), ketakutan itu muncul ketika pasukan asing pimpinan Amerika Serikat akan meninggalkan Afghanistan pada Agustus yang membuat Taliban kembali berkuasa.

Perempuan di Afghanistan menikmati kebebasan yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah pasukan pimpinan AS berhasil menggulingkan Taliban pada 2001.

Sebelum digulingkan, Taliban memberlakukan pembatasan keras terhadap kebebasan sipil, melarang perempuan mengenyam pendidikan dan bekerja di luar rumah.

Pada tahun tersebut, perempuan Afghanistan dapat memegang posisi kunci di berbagai lembaga negara dan menjabat sebagai anggota parlemen, menteri, dan duta besar.

Partai-partai yang memerintah tidak menentang prinsip-prinsip dasar demokrasi seperti kesetaraan gender dan kebebasan berekspresi.

Setelah AS mengumumkan akan menarik pasukannya, kecemasan dan ketakutan di kalangan perempuan berpendidikan dan masyarakat menengah muncul.

"Semua orang sekarang takut. Kami semua khawatir apa yang akan terjadi," ujar Nargis, manajer toko pakaian di Kabul, kepada Arab News.

"Orang-orang telah menyaksikan satu era gelap Taliban. Jika mereka datang lagi, tentu mereka tidak akan mengizinkan perempuan bekerja, dan saya tidak akan berada di tempat saya sekarang." sambung perempuan 23 tahun tersebut.

baca juga

Nargis memiliki gelar dalam bidang jurnalisme, namun karena lonjakan serangan kepada pekerja media beberapa tahun terakhir, dia memutuskan untuk beralih profesi.

Beberapa warga Afghanistan berharap Taliban akan meliberalisasi kebijakan mereka dan mengurangi aturan-aturan yang diterapkan.

Mereka mengatakan Taliban telah memerintahkan perempuan untuk tidak keluar rumah tanpa anggota keluarga laki-laki, mengenakan burqa, dan melarang laki-laki mencukur janggut mereka, mengingatkan pada kebijakan kelompok itu ketika memerintah negara itu dari tahun 1996 hingga 2001.

"Anda lihat di daerah-daerah yang dikendalikan Taliban, mereka memberlakukan pernikahan paksa, perbudakan seksual, dan pernikahan anak," ungkap Shukria Barakzai, seorang aktivis hak-hak perempuan yang menjabat sebagai duta besar Afghanistan untuk Norwegia.

"Mereka menyandera janda-janda muda dan gadis-gadis muda. Ini bertentangan dengan budaya Afghanistan, agama, dan semua aturan perang. Kejahatan perang sedang terjadi terhadap warga Afghanistan, terutama terhadap wanita." sambungnya.

Taliban menampik tuduhan tersebut dan bersikeras jika mereka tidak mengeluarkan perintah seperti itu. Mereka justru menuduh para kritikus sedang menodai citra Taliban.

"Yang disebut pemimpin Afghanistan tentang hak-hak perempuan hanya untuk menarik perhatian Barat agar mereka tetap berkuasa dan memberi mereka uang karena kita belum pernah melihat saudara perempuan dan perempuan mereka di TV atau bersama mereka di tempat umum," ungkap

Nasira Ghafoori, seorang penjahit dari provinsi Ghazni mengungkapkan jika hak-hak perempuan yang disampaikan oleh Taliban hanya untuk menarik perhatian barat.

"Beberapa dari mereka bahkan merasa malu untuk menyebut nama anak perempuan, saudara perempuan, dan istri mereka di depan umum. Pemimpin seperti itu dan perempuan lain yang menyalahgunakan slogan-slogan hak-hak perempuan tidak punya tempat di sini. Kami hanya tertarik pada perdamaian dan mengakhiri perang." tegas Nasira.

Maryam Durrani, seorang aktivis hak-hak perempuan dan pengusaha di kota Kandahar, mengatakan dia harus membatasi aktivitasnya setelah diancam oleh Taliban.

"Mereka mengancam saya, mengatakan 'kami akan membunuh Anda karena aktivitas Anda'. Karena itu, sebagai tindakan pencegahan, kami menutup klub untuk melindungi nyawa pelanggan," jelas Durrani.

Beberapa pihak menaruh harapan jika Taliban akan mereformasi pandangannya setelah pembicaraan yang ditengahi AS antara Kabul dan kelompok itu.

"Di era ini, tidak ada tempat untuk upaya membatasi akses anak perempuan ke sekolah atau hak-hak perempuan di masyarakat, tempat kerja atau pemerintahan," ujar Ross Wilson, kuasa usaha AS untuk Kabul.

"Untuk Taliban, selamat datang di tahun 2021. Perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama … hentikan upaya Anda untuk merusak pencapaian selama 20 tahun terakhir. Bergabunglah dengan abad ke-21." tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekuk Meksiko Lewat Perpanjangan Waktu, AS Juara Piala Emas Concacaf 2021

Tekuk Meksiko Lewat Perpanjangan Waktu, AS Juara Piala Emas Concacaf 2021

Bola | Senin, 02 Agustus 2021 | 12:01 WIB

Prediksi Jakarta Bakal Tenggelam, MUI: Pernyataan Joe Biden Jangan Dianggap Enteng!

Prediksi Jakarta Bakal Tenggelam, MUI: Pernyataan Joe Biden Jangan Dianggap Enteng!

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 11:44 WIB

Joe Biden Ingatkan Jakarta Akan Tenggelam 10 Tahun Lagi, Geolog: Betul!

Joe Biden Ingatkan Jakarta Akan Tenggelam 10 Tahun Lagi, Geolog: Betul!

Jakarta | Senin, 02 Agustus 2021 | 07:20 WIB

Terkini

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

×