Luhut Klaim Pengendalian Covid-19 Telah Dilakukan Secara Terpadu

Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 02 Agustus 2021 | 16:42 WIB
Luhut Klaim Pengendalian Covid-19 Telah Dilakukan Secara Terpadu
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan pengendalian Covid-19 secara terpadu.

"Saya kira telah tercantum penanganan secara terpadu, holistik, itu mulai dari testing, tracing, treatment (3T) itu juga dilakukan, sampai menyangkut masalah vaksinasi, sampai menyangkut juga tadi 3M yaitu protokol kesehatan. Jadi semua dilakukan secara holistik," kata Luhut dalam sebuah diskusi secara virtual, Senin (2/8/2021).

"Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kita hanya menangani masalah 3T, atau hanya 3M, atau vaksinasi itu sama sekali tidak benar," sambungnya.

Luhut menjelaskan pemerintah telah memiliki tabel waktu pelaksanaan penanganan Covid-19, misalnya dengan melakukan pengetesan terhadap 500 ribu orang per hari dengan tujuan menurunkan angka positivity rate sebesar 25 persen pada bulan Juni dan Juli.

Dia mengatakan langkah seperti itu akan terus dilakukan hingga positivity rate dapat turun di bawah 5 persen pada kurun waktu Oktober hingga Desember mendatang.

"Kami juga menyusun bagaimana konversi tempat tidur dan BOR (bed occupancy rate), juga kami berharap BOR itu pada bulan Agustus ini akan berkisar 50 sampai 70 persen dan pada bulan Oktober November akan di bawah 50 persen," tutur dia.

Luhut menambahkan bahwa pemerintah juga akan terus melakukan vaksinasi baik untuk aglomerasi Jawa-Bali maupun di luar kedua pulau tersebut. Vaksinasi, kata dia, akan dilakukan secara masif karena jumlah vaksin masih mencukupi.

Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa Covid-19 varian delta menyebar sangat cepat dan bertahan cukup lama, sehingga dapat menimbulkan angka kematian yang tinggi apabila tidak ditangani secara cepat.

Luhut menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus bekerja secara terpadu mengupayakan agar situasi dapat semakin membaik.

"Sejak tingginya varian delta tanggal 15 Juli sampai hari ini kami sudah bisa menurunkan 50 persen itu. Tentu di tempat-tempat lain masih ada angka-angka yang tidak bagus tetapi secara bertahap di berbagai provinsi angka-angka itu membaik," ucap Luhut.

"Di luar Jawa memang masih ada masalah, tetapi itu pun sedang kami tangani secara baik, karena tidak mungkin kami menangani sekaligus semua, Indonesia sangat luas. Jadi kita prioritaskan penanganan itu dan kita lakukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut," sambung dia.

Dalam kesempatan itu, Luhut turut berpesan kepada masyarakat agar tetap semangat dan mendukung segenap anak bangsa yang tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

"Kita harus kompak menghadapi musuh bersama yaitu Covid-19 dalam kasus varian delta ini khususnya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Akan Tes Antigen Pelanggar Prokes di Medan

Bobby Nasution Akan Tes Antigen Pelanggar Prokes di Medan

Sumut | Senin, 02 Agustus 2021 | 15:29 WIB

PB PASI Tatap Kejurdan dan Asian Games 2022 pasca Olimpiade Tokyo

PB PASI Tatap Kejurdan dan Asian Games 2022 pasca Olimpiade Tokyo

Sport | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:57 WIB

Was-was Kena Corona, Desa di Sragen Ini Mandikan dan Makamkan Jenazah dengan Prokes Ketat

Was-was Kena Corona, Desa di Sragen Ini Mandikan dan Makamkan Jenazah dengan Prokes Ketat

Surakarta | Minggu, 01 Agustus 2021 | 15:10 WIB

Terkini

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB