Anies Mau Ubah RPJMD, PDIP: Sebelum Pandemi Juga Program Banyak yang Molor

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 02 Agustus 2021 | 16:52 WIB
Anies Mau Ubah RPJMD, PDIP: Sebelum Pandemi Juga Program Banyak yang Molor
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 dalam sidang paripurna di gedung DPRD Jakarta, Senin (2/8/2021). Pengajuan ini pun mendapatkan penolakan dari fraksi PDIP.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan mengubah RPJMD hanyalah dalih Anies semata. Sebab, banyak program yang sejak awal direncanakan molor dari target.

Pandemi Covid-19 juga disebutnya bukan alasan Anies mengubah RPJMD. Pasalnya, sejumlah program disebutnya sudah tidak berjalan sebelum pandemi melanda ibu kota.

"Kenapa RPJMD mau diubah? Wong banyak target program unggulan gubernur tidak tercapai, bahkan sebelum pandemi, tiga tahun menjabat, realisasi nya jauh dari target," ujar Gembong kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Gembong menjelaskan, saat pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, pasangan l Anies Baswedan dan Wakilnya saat itu, Sandiaga Uno merencanakan sejumlah program unggulan. Di antaranya seperti Program Rumah DP 0 rupiah, OKE OCE, hingga Naturalisasi Sungai.

Semua program itu disebut Gembong, banyak yang tidak memenuhi target. Ia pun menilai rencana yang diumbar saat itu hanyalah janji kampanye semata.

"DP 0 rupiah targetnya 250 ribu (unit), yang terbangun cuma 2.764, OKE-OCE yang katanya diberi modal dicariin pembeli, lalu ujug-ujug berubah jadi 'Jakpreneur', sampe tahap pendanaan hanya 1.064 peserta, Naturalisasi Sungai apalagi, ada seujung kuku yang sudah selesai?" katanya.

Bahkan selama menjabat, Gembong menilai Anies tidak fokus dalam bekerja. Tidak ada skala prioritas yang harusnya menjadi program utama dalam menjalankan pemerintahan.

"Skala Prioritasnya apa? Formula E? BPK temukan potensi kerugian Rp 106 Miliar, Jalur Sepeda? Kami mendukung, tapi kenapa jadi malah timbulkan konflik horizontal dengan pengguna jalan lain," katanya.

baca juga

Karena itu fraksinya meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera mengajukan RAPERDA APBD Perubahan 2021, menyusun RKPD tahun anggaran 2022, KUA-PPAS dan RAPBD tahun 2022 dengan tetap mengacu kepada RPJMD 2017 – 2022 PERDA Nomor 1 Tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam, PDIP Salahkan Anies Tak Lanjutkan Reklamasi

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam, PDIP Salahkan Anies Tak Lanjutkan Reklamasi

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 13:52 WIB

Launching Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya: Ibarat Naik Motor Pakai Helm

Launching Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya: Ibarat Naik Motor Pakai Helm

Otomotif | Senin, 02 Agustus 2021 | 09:52 WIB

Gubernur Anies Baswedan Sebut Cukup Satu Kali Vaksin Covid-19, Warganya Bebas Bergerak

Gubernur Anies Baswedan Sebut Cukup Satu Kali Vaksin Covid-19, Warganya Bebas Bergerak

News | Minggu, 01 Agustus 2021 | 18:56 WIB

Bakal Jadi Syarat Kegiatan, Anies Baswedan Jelaskan Cara Cek Status Vaksinasi

Bakal Jadi Syarat Kegiatan, Anies Baswedan Jelaskan Cara Cek Status Vaksinasi

News | Minggu, 01 Agustus 2021 | 17:53 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×