Dari Enam Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Wagub DKI: Hanya Terisi 40 persen Sekarang

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:55 WIB
Dari Enam Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Wagub DKI: Hanya Terisi 40 persen Sekarang
Wagub DKI Jakarta (ketiga dari kanan) usai meninjau pelaksanaan penyuntikan vaksin AstraZeneca di PGC Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (5/5/2021). [Dok. Warga]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan terjadi penurunan kasus aktif Covid-19 di ibu kota seiring penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Bahkan dari enam tempat fasilitas isolasi terpusat yang disiapkan, kapasitasnya semakin lowong.

Sejak 14 Juni, Pemprov DKI telah membuka enam tempat isolasi terkendali. Di antaranya adalah Graha Wisata TMII, Graha Wisata Ragunan, Rumah Susun Nagrak, Cik's Mansion, LPMP, dan Masjid KH Hasyim Asy'ari.

Dari kapasitas yang ada, Riza menyebut saat ini hanya terisi 40 persennya saja. Selebihnya,  50 persen tempat masih bisa dipakai oleh pasien Covid-19.

"Isolasi terpusat sekarang menurun drastis. Jadi angkanya sudah turun jauh dibawah 40 persen," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Pun penurunan tingkat keterisian terjadi lebih signifikan di rumah sakit, sebab tempat tidur isolasi hanya terisi sekitar 60 persen dan ICU 70 persen.

Karena sudah banyak yang kosong, Riza meminta masyarakat yang terpapar segera mengisinya. Menurutnya, lebih baik melakukan karantina di fasilitas kesehatan dibandingkan di rumah.

"Masih ada yang isoman. Kita minta masyarakat yang isoman di rumah masing-masing, lebih baik isoman di tempat-tempat terpusat yang sudah disediakan supaya lebih mudah pengawasannya dan kontrolnya," jelasnya.

Selain kebutuhan yang lebih tersedia, pembuatan tempat isolasi terpusat juga bertujuan mencegah penularan. Keluarga atau warga di lingkungan sekitar akan lebih merasa aman.

"Masyarakat isoman di rumah kan maksudnya biar praktis ya. Nggak jauh dari anggota keluarga, punya kamar yang dianggap memenuhi syarat. Kita pahami tapi kami minta masyarakat kalau bisa isoman di tempat isoman yang terpusat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Diperpanjang, DKI Jakarta Masih Berstatus Level 4

PPKM Diperpanjang, DKI Jakarta Masih Berstatus Level 4

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 23:15 WIB

95 Persen Bansos Tunai di DKI Jakarta Telah Disalurkan ke Warga

95 Persen Bansos Tunai di DKI Jakarta Telah Disalurkan ke Warga

Bisnis | Senin, 02 Agustus 2021 | 16:33 WIB

Pelaku Usaha Harap PPKM di DKI Jakarta Segera Turun ke Level 3

Pelaku Usaha Harap PPKM di DKI Jakarta Segera Turun ke Level 3

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 13:55 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB