Jaringan Gusdurian Lanjutkan Petisi: Desak Pemerintah Lebih Sigap Tangani Pandemi

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:07 WIB
Jaringan Gusdurian Lanjutkan Petisi: Desak Pemerintah Lebih Sigap Tangani Pandemi
Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Wahid. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Alissa Wahid bersama Jaringan Gusdurian dan SONJO Yogyakarta kembali meneruskan petisi yang berisikan sentilan bagi pemerintah untuk benar-benar bertanggung jawab dengan nasib masyarakat akibat pandemi Covid-19. Kali ini, petisi yang ia sebarkan berjudul 'Pak Jokowi, Pemda, DPR, tolong lebih sigap dan tanggung jawab dalam penanganan pandemi!'.

Petisi yang tersedia di situs change.org tersebut membutuhkan 50 ribu tanda-tangan. Sejauh ini sudah ada 38.561 orang yang telah memberi tanda tangannya.

Alissa menjelaskan bahwa petisi tersebut bertujuan untuk mengajak warga bangsa melibatkan diri dalam proses penanganan pandemi. Setidaknya petisi itu juga menjadi upaya warga negara untuk mengingatkan dan memberikan masukan kepada pemerintah.

Sebelumnya petisi yang dibuat Alissa dan kawan-kawan ialah untuk mendorong pemerintah menarik rem darurat Covid-19. Disaat itu pemerintah melakukan berbagai upaya termasuk PPKM Jawa-Bali.

"Lalu rem darurat itu sudah ditarik waktu itu walaupun mungkin nariknya itu tidak sefull yang kita harapkan tetapi setidaknya kita melihat ada beberapa langkah yang patut diapresiasi ya terutama dalam hal PPKM Jawa-Bali, ya," kata Alissa dalam konferensi pers Diperpanjang (Lagi): Rapor Masyarakat untuk PPKM Level 4 secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Meski kasus positif Covid-19 mulai menurun saat PPKM Jawa-Bali, namun menurut Alissa tidak sepenuhnya dapat membuat pandemi melandai. Terlebih fokus pelaksanaan PPKM Jawa-Bali juga berimbas kepada kondisi penyebaran Covid-19 di luar Jawa-Bali.

Alissa menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Terlebih fasilitas kesehatan atau faskes di sana jauh di bawah yang ada di Jawa dan Bali.

"Sehingga ini adalah tren yang harus kita pikirkan dengan lebih seksama. Karena itu petisi ini pun kita perbarui, kita tidak menghentikannya hanya karena kemudian PPKM Jawa Bali sudah memberikan ada perubahan-perubahan atau perbaikan," tuturnya.

Adapun masyarakat bisa ikut berpartisipasi untuk menandatangani petisi tersebut. Petisi dapat dilihat di www.change.org/Pak Jokowi, Pemda, DPR, tolong lebih sigap dan tanggung jawab dalam penanganan pandemi!.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kisah Gus Dur Minta Uang ke Anak 6 Bulan Sebelum Wafat

Viral Kisah Gus Dur Minta Uang ke Anak 6 Bulan Sebelum Wafat

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 09:45 WIB

Alissa Wahid Kenang Detik-detik Pemakzulan Gus Dur Saat di Istana 20 Tahun Lalu

Alissa Wahid Kenang Detik-detik Pemakzulan Gus Dur Saat di Istana 20 Tahun Lalu

Hits | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:02 WIB

Luhut Soal PPKM Darurat: Percayalah Kita Bikin yang Terbaik, Kita Bisa Lakukan

Luhut Soal PPKM Darurat: Percayalah Kita Bikin yang Terbaik, Kita Bisa Lakukan

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:20 WIB

Terkini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×