Tak Direspon ICW, Pihak Moeldoko Bakal Kirim Somasi Kedua Besok

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:59 WIB
Tak Direspon ICW, Pihak Moeldoko Bakal Kirim Somasi Kedua Besok
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko / [SuaraSulsel.id / KSP]

Suara.com - Pihak Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bakal kembali mengirimkan somasi kepada Indonesia Corruption Watch (ICW) dan penelitinya Egi Primayogha.

Tim Hukum Moeldoko, Otto Hasibuan, mengatakan kliennya masih memberikan kesempatan kepada ICW untuk memberikan bukti atas tuduhan keterlibatan Moeldoko dalam jaringan bisnis obat Ivermectin.

"Kami memutuskan memberikan kesempatan lagi pada ICW khususnya pada saudara Egi dan kawannya untuk memberikan bukti bukti atas tuduhannya tersebut," ujar Otto dalam jumpa pers secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Otto menyebut surat somasi kedua akan dikirim pada esok hari. Dalam surat tersebut waktu yang diberikan Moeldoko kepada Egy dan ICW yakni 3×24 jam.

"Besok pagi akan kami kirim somasi kedua kepada saudara Egi dan temannya yaitu ICW untuk memberikan bukti-bukti. Kita berikan waktu yang cukup itu 3x24 jam. Baik sekali pak Moeldoko ini berikan waktu yang cukup," kata Otto.

"Jangan kemudian dianggap kita sewenang wenang. Yang penting itu dia bisa buktikan atau tidak. Jangan sembarang menunduh," sambungnya.

Otto menjelaskan surat somasi yang akan dilayangkan esok hari lantaran belum mendapat respon ICW hingga hari ini.

Sehingga kliennya memberikan kesempatan kedua kepada ICW untuk membuktikan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada Moeldoko.

"Sampai sekarang ICW tidak memberikan bukti-bukti itu, bahkan tidak membalas surat kami. Tapi anehnya kami membaca di berita online menyatakan bahwa kuasanya saudara Isnur telah mengirimkan surat kepada kami hari Selasa, sekarang sudah hari Kamis," kata Otto.

baca juga

Lebih lanjut, Otto menyebut surat somasi kedua tersebut karena kliennya ingin meminta bukti ICW terkait keterlibatan Moeldoko dalam jaringan ivermectin.

"Pertama, mengenai peredaran Ivermectin dimana klien kami dituduh mencari rente atau mencari keuntungan dalam peredaran ivermectin," tutur Otto.

Kemudian kliennya juga meminta ICW membuktikan soal tuduhan impor beras.

"Kedua klien kami dituduh adanya kerja sama klien kami sebagai ketua umum HKTI dengan PT Noorpay melakukan ekspor beras padahal dua tuduhan tersebut tidak benar," ucap dia.

Pasalnya kata Otto, Moeldoko sudah membantah adanya tuduhan tersebut.

"Sebagaimana kita tahu bersama bahwa pak Moeldoko secara langsung telah membantah bahwa hal itu tidak benar dan kemudian kami diberikan kuasa untuk memberikan penjelasan dan memberikan somasi keada ICW sehubungan dengan hal tersebut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Kebijakan Vaksin Berbayar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Disomasi Masyarakat

Gara-gara Kebijakan Vaksin Berbayar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Disomasi Masyarakat

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 16:06 WIB

Makan Bakso di Perbatasan Nunukan-Malaysia, Anak Buah Moeldoko Diingatkan Waktu 20 Menit

Makan Bakso di Perbatasan Nunukan-Malaysia, Anak Buah Moeldoko Diingatkan Waktu 20 Menit

Sulsel | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:58 WIB

Akui Dapat Somasi dari Moeldoko Soal Bisnis Ivermectin, Begini Reaksi ICW

Akui Dapat Somasi dari Moeldoko Soal Bisnis Ivermectin, Begini Reaksi ICW

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:27 WIB

Soal Red Notice Harun Masiku, ICW: Hanya untuk Redam Kritik Publik ke KPK

Soal Red Notice Harun Masiku, ICW: Hanya untuk Redam Kritik Publik ke KPK

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×