NTT Sumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, Satgas: Gubernur Baca Data

Liberty Jemadu, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 10 Agustus 2021 | 21:21 WIB
NTT Sumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, Satgas: Gubernur Baca Data
Gubernur NTT Viktor B Laiskodat saat memberikan kata sambutan dalam acara festival Menipo di Kota Kupang, Kamis (14/11/2019). [Antara/Kornelis Kaha]

Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Nusa Tenggara Timur (NTT) kini menjadi provinsi dengan kenaikan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia.

Wiku, dalam jumpa pers Selasa (10/8/2021) mengatakan meski kasus Covid-19 terus menurun, tetapi beberapa provinsi masih menunjukkan kenaikan kasus positif yang cukup tinggi, termasuk NTT yang dipimpin oleh Gubernur Viktor Laiskodat.

"Yang menjadi penyumbang kasus tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur yaitu 2.303," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (10/8/2021).

Selain NTT dengan 2.303 kasus, di urutan kedua ada Sulawesi Tengah (1.733 kasus), disusul Bangka Belitung (982 kasus), lalu Kalimantan Selatan (624 kasus) dan Sumatera Barat (587 kasus).

"Mohon kepada gubernur dapat selalu membaca data dari di masing-masing kabupaten kota di bawahnya, agar dapat segera menindaklanjuti wilayah yang menunjukkan perkembangan yang kurang baik," ucap Wiku.

Wiku berharap pemimpin daerah mampu membaca data secara lebih cermat, agar dapat mengantisipasi kenaikan kasus dan menyiapkan strategi penanganan covid- 19 terbaik untuk daerahnya masing-masing sebelum terjadi lonjakan kasus.

Ia mencontohkan, apabila melihat ada kenaikan angka positif, maka pimpinan daerah harus langsung mengamati angka ketersediaan tempat tidur di rumah sakit serta memantau kapasitas rumah sakit di daerahnya.

"Ingatlah bahwa kemampuan pemerintah daerah untuk membaca data, sangat penting dalam usaha penanganan covid 19 di daerahnya masing-masing," katanya

Wiku juga membeberkan bahwa Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat juga menjadi penyumbang tertinggi kasus aktif.

baca juga

Sumatera Utara, lanjut Wiku, menjadi provinsi dengan kasus aktif tertinggi dengan penambahan kasus 5.425. Kemudian disusul Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan.

"Kabar baiknya adalah kasus aktif di tingkat nasional juga turun selama 2 minggu berturut-turut di mana di minggu ini turun 17 persen dari puncak pada tanggal 25 Juli lalu," tutur dia.

Karena itu Wiku meminta semua kepala daerah di semua provinsi untuk terus menekan angka kasus positif dan angka kasus aktif secara nasional.

"Maka fokus penanganan covid 19 saat ini, perlu ditekankan di semua provinsi termasuk provinsi-provinsi di luar Jawa Bali, mengingat kenaikan kasus positif dan kasus aktif yang tinggi di luar Jawa Bali ini," kata dia.

Tak hanya itu, Wiku juga meminta kepala daerah yang mengalami kenaikan kasus paling tinggi, untuk mengantisipasi yakni mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya masing-masing. Sehingga kasus yang naik dapat segera dikendalikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT

Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:17 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:55 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores

Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 07:15 WIB

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×