Kerumunan karena Sembako, Jokowi Lakukan Tindakan yang Mestinya Dihindari saat Pandemi

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:45 WIB
Kerumunan karena Sembako, Jokowi Lakukan Tindakan yang Mestinya Dihindari saat Pandemi
Kerumunan karena Sembako, Jokowi Lakukan Tindakan yang Mestinya Dihindari saat Pandemi. Kerumunan warga saat mengantre sembako yang dibagikan Presien Jokowi di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sembako sampai menimbulkan kerumunan masyarakat di Terminal Grogol, Jakarta Barat. Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman menilai seharusnya Jokowi bisa membuat perencanaan apabila hendak membagikan sembako.

Aksi bagi-bagi sembako secara dadakan dinilai Dicky tidak bisa dilakukan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berbahaya bagi masyarakat. Hal tersebut mengingat masyarakat bakal sangat antuasias untuk mendapatkan sembako.

"Namun yang seperti ini harus dihindari, sekarang ini enggak bisa semua mendadak, enggak bisa untuk dalam kondisi pandemi ini," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Rabu (11/8/2021).

Dicky lantas mengatakan kalau pembagian sembako memang bisa dilakukan dengan catatan harus direncanakan terlebih dahulu supaya penyalurannya terorganisir dan tidak menimbulkan kerumunan. Karena itu menurutnya baik apabila penasihat Jokowi untuk bisa menyampaikan dampak dari pembagian sembako secara dadakan tersebut.

"Artinya ya pemberi saran ke pak Presiden harus menyampaikan ini bahwa atau setidaknya diketahui terlebih dahulu rencananya sehingga bisa disesuaikan disiapkan dari sisi penerima dan juga bagaimana setting pemberiannya," ujarnya.

Pasalnya, meski pemberian sembako itu mengandung nilai positif, namun apabila malah mengundang kerumunan, bukan tidak mungkin malah akan menyenggol citra dari Jokowi itu sendiri.

"Ini kita apresiasi inisiatifnya dari presiden namun pengamanan ini yang penting karena ini juga kan akan mempengaruhi citra beliau juga."

Paspampres yang membagikan sembako dari Presiden Jokowi di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)
Paspampres yang membagikan sembako dari Presiden Jokowi di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyambangi Terminal Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (10/8/2021).

Kedatangan Jokowi, untuk membagikan sembako kepada warga. Namun karena tingginya antusias warga yang  tidak sabar mengantre hingga menyebabkan terjadinya kerumunan, bahkan terjadi dorong-dorongan.

baca juga

Pantauan Suara.com di lokasi Jokowi tiba sekitar pukul 16.12 WIB. Namun saat tiba, Jokowi tidak turun dari mobil yang ditumpanginya. Masyarakat pun hanya bisa melihat dari jauh sambil meneriaki memanggil-manggil namanya.

Dari dalam mobil Jokowi melambaikan tangan kepada para warga yang berkumpul. Sekitar 5 menit kemudian Jokowi langsung meninggalkan lokasi.

Warga berkerumun saat Presiden Jokowi membagi-bagikan sembako di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)
Warga berkerumun saat Presiden Jokowi membagi-bagikan sembako di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Saat Jokowi tiba, pembagian sembako sebenarnya berjalan kondusif. Mereka mengantre dengan menjaga jarak. Namun setelah mantan Gubernur DKI Jakarta itu meninggalkan lokasi, situasi tidak kondusif.

Terlihat mereka terlibat saling dorong, sampai ada beberapa warga yang terlihat terjepit di antara kerumunan massa. Alhasil protokol kesehatan jaga jarak pun terabaikan.

Petugas yang terdiri dari TNI, Polri, dan Paspampres berusaha untuk menertibkan warga. Mereka sesekali berteriak untuk menenangkan. Namun tidak berhasil.

Karena situasi tidak kondusif, tim yang bertugas menghentikan pembagian sembako. Warga pun terlihat kecewa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Kerumunan, PAN: Jokowi Tak Usah Repot Turun Bagikan Sembako, Pembantunya kan Banyak

Soroti Kerumunan, PAN: Jokowi Tak Usah Repot Turun Bagikan Sembako, Pembantunya kan Banyak

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 12:55 WIB

Jokowi Bagikan Sembako Picu Kerumunan, PAN: Tujuan Membantu, Tapi jadi Tempat Sebar Covid

Jokowi Bagikan Sembako Picu Kerumunan, PAN: Tujuan Membantu, Tapi jadi Tempat Sebar Covid

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 12:02 WIB

Antre 2 Jam Sambil Gendong Bayi, Vivit Kecewa Tak Kebagian Sembako Jokowi

Antre 2 Jam Sambil Gendong Bayi, Vivit Kecewa Tak Kebagian Sembako Jokowi

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:11 WIB

Membeludak Parah! Warga Desak-desakan saat Jokowi Bagikan Sembako di Terminal Grogol

Membeludak Parah! Warga Desak-desakan saat Jokowi Bagikan Sembako di Terminal Grogol

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×