Menteri Bahlil Lahadalia Klaim Arus Investasi Asing Mulai Sehat

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:46 WIB
Menteri Bahlil Lahadalia Klaim Arus Investasi Asing Mulai Sehat
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Aliran investasi asing atau foreign direct investment (FDI) yang sempat seret sejak Pandemi Covid-19 melanda tanah air kini kondisinya mulai berangsur pulih dan sehat kembali.

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pun optimistis target realisasi investasi sebesar Rp 900 triliun pada tahun ini bisa tercapai.

"FDI sudah mulai sehat disaat negara lain, FDI masih turun, kita 52,4 persen dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) 47,6 persen, yang menarik investasi Jawa dan luar Jawa dari 2020 kuartal III sampai sekarang luar Jawa lebih banyak dibandingkan Jawa," kata Bahlil dalam sebuah webinar, Kamis (12/8/2021).

Menurut Bahlil, laju investasi di luar Pulau Jawa menunjukan investasi yang berkualitas, pasalnya para investor dari dalam negeri dan luar negeri tidak lagi menjadikan Jawa sebagai satu satunya alternatif prioritas untuk melakukan investasi.

"Tapi luar Jawa terjadi, kenapa? Sebab pembangunan infrastruktur yang dilakukan lima tahun terakhir Presiden Jokowi-JK, itu cukup luar biasa, dan harus diakui ada reformasi regulasi dan sentuhan lain," katanya.

Dari catatan Kementerian Investasi, realisasi investasi sepanjang semester I 2021 mencapai Rp 442,8 triliun. Nilai itu naik 10 persen dibandingkan realisasi periode sama di 2020 yang sebesar Rp 402,6 triliun.

Realisasi investasi semester I ini telah memenuhi 49,2 persen dari target investasi sebesar Rp 900 triliun di tahun ini dan telah menyerap sebanyak 623.715 tenaga kerja.

Secara rinci realisasi sepanjang Januari-Juni 2021 didominasi oleh Penanaman Modal Asing atau PMA yang menyumbang 51,6 persen dari total investasi. Nilainya tercatat Rp 228,5 triliun atau naik 16,8 persen secara tahunan.

Sementara realisasi investasi dari dalam negeri atau penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyumbang 48,4 persen dari total investasi. Nilainya mencapai Rp 214,3 triliun atau naik 3,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

baca juga

Secara wilayah tercatat didominasi oleh luar Pulau Jawa dengan porsi sebesar 51,5 persen atau senilai Rp 228,23 triliun. Realisasi ini tumbuh 17,8 persen dibandingkan semester I-2020. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia: PPKM Jadi Tantangan Berat Kita

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia: PPKM Jadi Tantangan Berat Kita

Bisnis | Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:56 WIB

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia: Jangan Terlena Pertumbuhan Ekonomi 7,07 Persen

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia: Jangan Terlena Pertumbuhan Ekonomi 7,07 Persen

Bisnis | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:07 WIB

Pemkot Medan Sebut Sistem OSS Permudah Izin Investasi di Daerah

Pemkot Medan Sebut Sistem OSS Permudah Izin Investasi di Daerah

Sumut | Selasa, 10 Agustus 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×