Aturan PPKM Maksimalkan 20 Jemaah Masjid, Sah Salat Jumat? Ini Kata PWNU DKI

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:10 WIB
Aturan PPKM Maksimalkan 20 Jemaah Masjid, Sah Salat Jumat? Ini Kata PWNU DKI
Aturan PPKM Maksimalkan 20 Jemaah Masjid, Sah Salat Jumat? Ini Kata PWNU DKI. Umat Islam menunaikan ibadah sholat Jum'at di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jum'at (7/5/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan jumlah maksimal jemaah dalam tempat ibadah adalah 25 persen dari kapasitas atau 20 orang saja. Sementara syarat minimal yang banyak diketahui untuk menunaikan salat Jumat bagi umat muslim adalah 40 orang.

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Samsul Maarif mengatakan salat Jumat bisa tetap dilaksanakan meski hanya dengan 20 orang. Sebab, agama islam disebutnya tidak akan mempersulit umatnya yang ingin beribadah.

"Kalau memang aturannya hanya 25 persen ya kita Ikuti. Jangan yang tadinya 40 (jemaah minimal), kondisi seperti ini di bawah 40. Tidak apa-apa (menggelar salat Jumat)," ujar Samsul saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).

Menurut Samsul, islam memberikan banyak kelonggaran bagi umatnya. Salah satunya seperti membolehkan mengurangi rakaat salat dengan cara jama'/qashar bagi orang yang sedang dalam perjalanan jauh.

"Agama itu longgar. Jangan dipaksakan. Seperti anda salat dalam perjalanan, dalam keadaan normal biasa, empat rakaat boleh diringkas dua rakaat," jelasnya.

Namun, keringanan ini hanya berlaku di kondisi yang tidak biasa seperti pandemi Covid-19 sekarang ini. Ketika situasi sudah mulai normal, maka umat islam diminta kembali mengikuti syarat minimal 40 jemaah untuk salat Jumat.

"Sah (jemaah salat Jumat) di bawah 40. Cuma itupun dalam pandangan imam-imam mazhab berbeda-beda. Ada yang mengatakan 40 (jemaat) seperti Imam Syafii, ada yang mengatakan cukup 12, tidak harus 40," ucapnya.

"Jadi agama itu mudah. Kecuali dalam keadaan normal kita ikuti aturan yang normal yang biasa berlaku," tambahnya menjelaskan.

Ia pun juga meminta umat islam tak perlu memaksakan diri ke masjid atau mushola di situasi sekarang ini. Sebab ibadah bisa dilakukan juga di rumah demi keselamatan.

"Saya sering mengatakan, jadikan rumahmu sebagai masjid, hatimu sebagai masjid," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Vaksinasi Massal, PWNU DKI: Vaksin Covid-19 Itu Hukumnya Wajib

Gelar Vaksinasi Massal, PWNU DKI: Vaksin Covid-19 Itu Hukumnya Wajib

Jakarta | Minggu, 15 Agustus 2021 | 11:53 WIB

Masjid dan Kelenteng, Potret Akulturasi Budaya dan Toleransi di Tangerang

Masjid dan Kelenteng, Potret Akulturasi Budaya dan Toleransi di Tangerang

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 19:37 WIB

Tim Densus Gerebek Rumah Kontrakan Penjual Batik di Masaran Sragen: Orangnya Baik

Tim Densus Gerebek Rumah Kontrakan Penjual Batik di Masaran Sragen: Orangnya Baik

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 18:19 WIB

Asyik Maling Uang Kotak Amal Masjid, Residivis Nggak Sadar Disergap Warga

Asyik Maling Uang Kotak Amal Masjid, Residivis Nggak Sadar Disergap Warga

Sumbar | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:05 WIB

Terkini

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:58 WIB

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:56 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB