BIN Gelar Vaksinasi Pelajar serta Door to Door ke Warga Papua

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Minggu, 15 Agustus 2021 | 16:23 WIB
BIN Gelar Vaksinasi Pelajar serta Door to Door ke Warga Papua
BIN menggelar vaksinasi terhadap pelajar di Papua. Selain itu, juga melakukan vaksinasi kepada warga secara door to door. [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Badan Intelejen Negara (BIN) menggelar vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di SMP Negeri 1 Jayapura, Papua. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di 13 provinsi lainnya dengan total vaksin yang disediakan sebanyak 50 ribu dosis.

Kabinda Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon menjelaskan vaksinasi ini merupakan kegiatan lanjutan dari sebelumnya.

Harapannya, herd immunity akan segera terbentuk di tengah masyarakat Papua.

"Jadi vaksinasi massal ini sebagai lanjutan untuk dalam rangka menguatkan daya tahan tubuh," ujar Abdul dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (15/8/2021).

Selain menyasar pelajar, kegiatan vaksinasi ini juga ditujukan kepada warga Papua. Pelaksanaannya, kata Abdul, dilakukan dengan sistem jemput bola dari pintu ke pintu atau door to door.

"BIN daerah Papua menyelenggarakan kerjasama ini baik untuk vaksinasi pelajar, kita juga melaksanakan vaksinasi door to door dan juga kerjasama dengan kabupaten kota yang ada di tanah Papua," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengemukakan masih banyak anak-anak Papua usia 12-17 tahun yang belum melaksanakan vaksinasi dosis pertama.

Dia menargetkan seluruh warga Jayapura telah tervaksin dosis pertama pada bulan ini.

"Kita berharap dosis satu bisa selesai di bulan Agustus ini dan dosis kedua kita selesaikan di bulan September," ujar Ni Nyoman Sri Antari.

Adapun, Ni Nyoman Sri Antari menuturkan percepatan program vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON). Rencananya PON 2021 ini akan dimulai pada Oktober dan November mendatang.

"Sehingga kita kota Jayapura siap untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)," tuturnya.

BIN tengah mengelar program vaksinasi lanjutan di 14 provinsi dengan total vaksin yang disediakan sebanyak 50 ribu dosis. Selain Papua, ada 13 provinsi lainnya meliputi; DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) , Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Kedua di Padang Pariaman, BIN Sumbar Sasar Pelajar

Vaksinasi Kedua di Padang Pariaman, BIN Sumbar Sasar Pelajar

Sumbar | Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:48 WIB

BIN Siapkan 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar dan Door to Door di 14 Provinsi

BIN Siapkan 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar dan Door to Door di 14 Provinsi

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 11:39 WIB

Ngebut, BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Door to Door Untuk 3.000 Warga Semarang

Ngebut, BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Door to Door Untuk 3.000 Warga Semarang

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:34 WIB

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB

Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam

Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:18 WIB

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:11 WIB

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:03 WIB