Viral Mural Para Pahlawan RI Diapresiasi, Publik Bandingkan dengan 404 Not Found

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:50 WIB
Viral Mural Para Pahlawan RI Diapresiasi, Publik Bandingkan dengan 404 Not Found
Viral Mural Para Pahlawan RI Diapresiasi. (Instagram/@cerita_ojol.id)

Suara.com - Penampakan mural potret para pahlawan Indonesia baru-baru ini menjadi viral. Mural yang dilukis di tembok jalanan itu mendapatkan apresiasi publik.

Video penampakan mural ukiran wajah pahlawan Tanah Air dibagikan oleh @cerita_ojol.id. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1.000 kali.

"Yang buat harus diundang di TV," tulis @cerita_ojol.id sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/8/2021).

Dalam video, tampak mural berbagai potret tokoh pahlawan nasional yang sudah gugur. Semua pahlawan itu digambar dengan nuansa hitam dan putih.

Mural itu menghadirkan seluruh wajah presiden Indonesia. Mulai dari Presiden Soekarno sampai Presiden Indonesia saat ini, Joko Widodo atau Jokowi.

Selain pemimpin negara, mural itu juga menggambar wajah para pahlawan nasional mulai dari Imam Bonjol sampai Jenderal Sudirman.

Viral Mural Para Pahlawan RI Diapresiasi. (Instagram/@cerita_ojol.id)
Viral Mural Para Pahlawan RI Diapresiasi. (Instagram/@cerita_ojol.id)

Mural itu juga diprediksi masih akan menambah gambar tokoh-tokoh nasional. Hal ini terlihat dari sejumlah tembok yang sudah digambar potret orang, namun belum dilukis wajahnya.

Hingga saat ini, masih belum diketahui dimana lokasi mural itu berada. Tidak diketahui juga sosok yang melukis potret para pahlawan Indonesia hingga puluhan meter.

Mural yang direkam oleh pengguna jalan itu menuai apresiasi dari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar pujian atas hasil karya yang dinilai luar biasa itu.

baca juga

"Alhamdulillah. Ini lah seorang yang cinta Indonesia. Padahal hanya seorang seniman, tapi sangat dalam," puji warganet.

"Kreatif, yang begini perlu dicontoh," tambah lainnya.

"Tambahin tulisan nama tokoh pahlawannya min, biar anak anak kecil pada paham," saran warganet.

"Keren, hebat, luar biasa. Terima kasih untuk pembuatnya," tulis warganet.

Kendati demikian, tidak sedikit warganet yang membandingkannya dengan mural Jokowi 404 Not Found. Mereka turut menyinggung perbedaan kedua mural itu, sampai penasaran apakah pelukis mural pahlawan nasional bisa diciduk polisi.

"Keren, kagak mesti bikin 404 not found, saya lapar, negara sakit," komen warganet.

"Yang gambar mural 404 Not Found langsung diciduk, yang kek gini diapresiasi? Udah keliatan emang, keliatan aja," sindir warganet.

"Gak takut diburu polisi gitu corat-coret tembok? Nanti sama Satpol PP dicat hitam lagi," tegur warganet.

"Bahaya tuh. Katanya yang bikin mural lagi dicari," celutuk warganet.

"Nanti dihapus sama Satpol-PP," sahut lainnya.

Video yang menjadi viral ini bisa disaksikan di sini.

Heboh Mural Jokowi 404 Not Found, Dihapus sampai Jadi Trending

Mural bertulis 404 Not Found yang juga ada gambar wajah mirip Presiden Joko Widodo, belakangan menjadi pembahasan di media sosial

Pada mural itu, digambarkan mirip Jokowi, namun mata tertutup dengan tulisan “404 Not Found“. Belakang diketahui jika mural tersebut dihapus.

Akibatnya tagar Jokowi 404 Not Found malah jadi trending di Twitter pada Sabtu (14/8/2021). Tak beberapa lama setelah mural viral, kemudian ada foto yang memperlihatkan mural tersebut dihapus alias ditutupi cat hitam, lengkap dengan foto polisi di depannya.

Netizen pun kemudian riuh, membandingkan kebebasan berekspresi di era Jokowi dan pemerintahan sebelumnya.

Dulu waktu era Pak SBY, suara kritikan itu masih bebas dan terdengar lantang. Padahal militer tapi slow, ini yang katanya sederhana dan merakyat tapi kok rasa otoriter? Jokowi 404 Not Found,” cuit seorang netizen dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.

Ada pula yang mempertanyakan, mengapa Indonesia di bahwa Pemerintahan Jokowi bukan lebih demokratis, malah mirip komunis.

Orang ‘berkreasi’ lewat Mural aja dikejar, Lebay banget gak sih? Kita hidup di Negara komuniss atau demokratis? Akhirnya rame Jokowi 404 Not Found,” tulis netizen.

Mural mirip wajah Presiden Jokowi yang telah dihapus itu tergambar di sekitar wilayah Batuceper, Kota Tangerang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rochim, mural itu telah dihapus oleh aparat gabungan setempat beberapa hari lalu.

“Kami ini sebagai aparat negara ngelihat sosok Presiden dibikin kayak begitu, itu kan pimpinan negara, lambang negara. Kalau untuk media kan beda lagi penampakan, pengertian penafsiran. Kalau kami, itu kan pimpinan, panglima tertinggi TNI-Polri,” kata dia, Jumat (13/8/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT Kemerdekaan RI, Lexus Indonesia Gelar Virtual Gallery Perdana Asia Tenggara

HUT Kemerdekaan RI, Lexus Indonesia Gelar Virtual Gallery Perdana Asia Tenggara

Otomotif | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:22 WIB

Kisah Inaya Revani Septi, 'Si Cantik' Pembawa Baki Bendera Pusaka HUT RI ke-76 di Cianjur

Kisah Inaya Revani Septi, 'Si Cantik' Pembawa Baki Bendera Pusaka HUT RI ke-76 di Cianjur

Bogor | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:18 WIB

HUT RI ke-76, Marco Motta: Merdeka!

HUT RI ke-76, Marco Motta: Merdeka!

Bola | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:14 WIB

Berpakaian Adat Dayak, Mendes PDTT Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan secara Virtual

Berpakaian Adat Dayak, Mendes PDTT Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan secara Virtual

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:14 WIB

Dukungan Orangtua Bikin Dua Siswa Sumut Kini Kibarkan Bendera di Istana

Dukungan Orangtua Bikin Dua Siswa Sumut Kini Kibarkan Bendera di Istana

Sumut | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:13 WIB

Diwarnai Erupsi, Upacara HUT RI di Lereng Merapi Tetap Berlangsung Khidmat

Diwarnai Erupsi, Upacara HUT RI di Lereng Merapi Tetap Berlangsung Khidmat

Jogja | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:08 WIB

Terkini

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

×