Curhatan Warga Bekasi, Ngeluh Tahun Lahir di Sertifikat Vaksin Salah Ketik

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:13 WIB
Curhatan Warga Bekasi, Ngeluh Tahun Lahir di Sertifikat Vaksin Salah Ketik
Curhatan Warga Bekasi, Ngeluh usai Tahun Lahirnya Ditulis Salah di Kartu Vaksinasi. Ilustrasi Kartu Vaksinasi Covid-19. [Suara.com]

Suara.com - Saat ini sertifikat vaksin Covid-19 menjadi salah satu syarat bepergian di masa pandemi Covid-19. Namun, sejumlah masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi mengeluh karena sertifikat vaksinasi tidak bisa diunduh karena data yang salah.

Hal itu dialami oleh salah satu warga Wisma Jaya Bekasi Timur bernama Nur Cholish (54). Pria itu mengaku heran karena data tahun kelahirannya di sertifikat vaksin salah tulis. Padahal, dia mengaku sudah menyertakan dokumen seperti KTP dan kartu keluarga saat mendaftar vaksinasi. 

Terkait hal itu, Nur mengaku hingga kini masih bertanya-nya asal sumber permasalahano sehingga tahun lahirnya mengalami kesalahan penulisan di kartu vaksinasi. 

Awalnya, dia menghubungi pihak kelurahan yang mengadakan vaksin, lalu diberitahu agar menghubungi 119, email ke [email protected] ataupun mengadukannya ke media sosial seperti Instagram @pedulilindungi.id atau Twitter.

“Saya kurang tahu asal mula kesalahannya dari mana, waktu ke kelurahan untuk daftar vaksin dengan menyerahkan KTP dan KK, lalu, pada tahap screening juga diminta KTP dan KK, dan pada hari vaksinasinya pun diwajibkan bawa KTP dan KK, berkali-kali bawa tapi masih salah juga,” kata Nur Cholish saat diwawancara Suara.com, Rabu (18/08/2021).

Penulisan tahun yang tidak sesuai dengan data di KTP Nur Cholish sangat jauh, dia lahir di tahun 1967 sementara pada data vaksin ditulis 1957.

Meskipun saat ini sudah bisa mengunduh sertifikat vaksin, Nur Cholish merasa bahwa masalah ini belum tuntas. Data pada sertifikat vaksin dan data yang tertera di KTP adalah tahun yang berbeda.

Menurutnya, jika data masih berbeda takut akan ada penolakan jika memiliki keperluan yang mengharuskan menggunakan sertifikat vaksin dan KTP secara bersaamaan.

“Saya udah mencoba menghubungi pihak terkait, awalnya tidak ada balasan dan telfon ke nomor 119 pun sibuk. Pukul dua malam saya telfon, mengira akan sepi, lalu akhirnya diangkat dan disuruh menunggu perbaikan sertifikat selama 3x24 jam,” tambah Nur Cholish.

baca juga

Bukan hanya Nur Cholish saja yang merasakan sulitnya mengunduh sertifikat vaksin karena kesalahan tanggal lahir dan kesalahan lainnya. Pada kolom komentar Instagram @kemenkes_ri banyak masyarakat yang mengeluh karena kesalahan data ataupun menunggu balasan.

“Saya hanya berharap agar pemerintah meminimalisasi kesalahan data vaksinasi dan lebih teliti lagi, nggak semua punya akses untuk lapor ke pihak terkait, yang punya akses aja masih susah,” kata Nur Cholish. (Aulia Ivanka Rahmana)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Wonogiri Tak Buka Pendaftaran Vaksinasi Gratis Via Online, Jekek: Bisa Bikin Gaduh

Kenapa Wonogiri Tak Buka Pendaftaran Vaksinasi Gratis Via Online, Jekek: Bisa Bikin Gaduh

Jawa Tengah | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:02 WIB

Mobilitas Tinggi dan Rentan Tertular Covid-19, Mahasiswa di Bantul Jalani Vaksinasi

Mobilitas Tinggi dan Rentan Tertular Covid-19, Mahasiswa di Bantul Jalani Vaksinasi

Jogja | Rabu, 18 Agustus 2021 | 16:48 WIB

Catat! Update Info Lengkap Jadwal dan Lokasi Vaksin Corona di Jatim

Catat! Update Info Lengkap Jadwal dan Lokasi Vaksin Corona di Jatim

Jatim | Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:52 WIB

Vaksinasi Dosis Ketiga Nakes di Bandar Lampung Sudah Dimulai

Vaksinasi Dosis Ketiga Nakes di Bandar Lampung Sudah Dimulai

Lampung | Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:28 WIB

Terkini

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

×