PT Geo Dipa Energi Akan Menambah 12 Sumur Gas di Karang Tengah

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:34 WIB
PT Geo Dipa Energi Akan Menambah 12 Sumur Gas di Karang Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau proyek geothermal PT Geo Dipa Energi di sekitar kawah Sikidang, Dieng. (Dok: Pemprov Jateng)

Suara.com - Pengembangan proyek geothermal di kawasan Dieng terus didorong untuk mewujudkan kemandirian energi. Selain untuk suplai energi masyarakat industri, dan pariwisata, proyek geothermal di sekitar kawasan Kawah Sikidang Dieng itu bisa dijadikan wisata energi panas bumi. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau proyek geothermal PT Geo Dipa Energi di sekitar kawah Sikidang, Dieng, Rabu (18/8/2021).

"Administrasinya ini sebenarnya Wonosobo dan sebelah sana itu Banjarnegara. Ini adalah (power) plant baru dengan kapasitas 12 MW, tidak terlalu besar tapi yang menarik ini sudah mulai aktif dan sudah bisa suplai listrik," ujarnya.

Ganjar menjelaskan, energi panas bumi di Jawa Tengah cukup banyak. Geothermal Dieng merupakan salah satu yang pertama dari PT Geo Dipa Energi.

"Sebenarnya pengembangan di wilayah Gunung Slamet dan Gunung Lawu itu juga ada potensi besar. Kalau kita bicara energi alternatif dan energi yang bisa terbarukan maka ini energi yang bagus," katanya.

Proyek geothermal di kawasan Dieng sendiri terus dikembangkan, khususnya penggunaan teknologi yang lebih efisien sehingga memiliki manfaat yang bagus.

Dalam waktu dekat PT Geo Dipa Energi akan menambah 12 sumur gas di daerah Karang Tengah, Banjarnegara.

"Mudah-mudahan suplainya bisa lebih banyak. Kalau bisa lebih banyak nanti tidak hanya suplai energi untuk masyarakat dan industri tetapi juga pariwisata di sekitar Dieng," katanya.

Ganjar menambahkan, selain memenuhi kebutuhan energi terbarukan, proyek geothermal itu juga bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata energi.

"Sebenarnya ini bisa juga jadi destinasi wisata. Wisata energi yang bersumber dari panas bumi. Jadi nanti banyak anak akan bisa belajar, bisa melihat. Melalui kekayaan luar biasa ini kita bisa buat mandiri energi," katanya.

Sementara itu, General Manager PT Geo Dipa Energi Unit Dieng, Puguh Wintoro menambahkan, potensi energi yang bisa dihasilkan oleh panas bumi Dieng mencapai 400 MW. Namun saat ini PT Geo Dipa Energi baru bisa menghasilkan 70 MW.

"Dieng ini potensinya 400 MW, sekarang yang existing baru 70 MW. Next akan kita kerjakan untuk menambah 60 MW lagi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keberadaan Ikon Wisata di Jateng Dinilai Dapat Tingkatkan Angka Kunjungan

Keberadaan Ikon Wisata di Jateng Dinilai Dapat Tingkatkan Angka Kunjungan

Jawa Tengah | Kamis, 29 Juli 2021 | 22:04 WIB

Selain Terkenal dengan Bunga Es, Dieng Juga Punya Sosok Orang yang Bertapa Selama 19 Tahun

Selain Terkenal dengan Bunga Es, Dieng Juga Punya Sosok Orang yang Bertapa Selama 19 Tahun

Jawa Tengah | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:05 WIB

5 Fakta Carica, Si Buah Langka Khas Dieng

5 Fakta Carica, Si Buah Langka Khas Dieng

Your Say | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB

Serapan Dana Penanganan Covid-19 di Jateng Rendah, Ini Penjelasan Gubernur Ganjar

Serapan Dana Penanganan Covid-19 di Jateng Rendah, Ini Penjelasan Gubernur Ganjar

Bisnis | Sabtu, 24 Juli 2021 | 21:16 WIB

Setelah Sukses Jogo Tonggo, Ini Program Terobosan Baru dari Ganjar Pranowo

Setelah Sukses Jogo Tonggo, Ini Program Terobosan Baru dari Ganjar Pranowo

News | Senin, 19 Juli 2021 | 15:53 WIB

PPKM Darurat, Gubernur Ganjar Numpang Makan di Polsek Kranggan Temanggung

PPKM Darurat, Gubernur Ganjar Numpang Makan di Polsek Kranggan Temanggung

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB