facebook

Viral Kades Nyaris Jotos Petugas, Tak Terima Pentas Agustusan Dibubarkan Polisi

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Viral Kades Nyaris Jotos Petugas, Tak Terima Pentas Agustusan Dibubarkan Polisi
Kades mau jotos polisi, tak terima pentas agustusan dibubarkan (ist)

Kades itu nyaris meninju petugas yang melarangnya menggelar pentas peringatan 17 Agustus.

Suara.com - Kepala Desa Kebonagung, Ngampel, Kabupaten Kendal berinisial WD tak terima pentas musik peringatan 17 Agustus yang digelar di desanya dibubarkan kepolisian.

Kades itu tidak mengindahkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 hingga nyaris berujung adu jotos dengan petugas.

Aksi kades yang melawan saat ditertibkan petugas itu terekam dalam video hingga viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak WD berada di atas pentas menolak ditertibkan oleh sejumlah petugas.

Baca Juga: Viral Bule Rutin Beli Banyak Burung Tapi Bukan Untuk Dipelihara, Ternyata Buat Ini

Sejumlah kepolisian naik ke atas pentas berusaha memberikan penjelasan agar pentas tersebut diakhiri karena berisiko tinggi terjadi penularan Covid-19.

Namun, bukannya menaati imbauan, WD yang tampak emosi tampak menantang anggota polisi yang ada di atas pentas tersebut.

Keduanya nyaris terlibat adu jotos di atas pentas dan disaksikan oleh warga desa tersebut.

Warga yang menyaksikan insiden tersebut langsung berteriak hendak membantu kades mereka, namun langsung dicegah polisi.

"Hey diam kamu, ini urusan pemerintah," ujar seorang petugas ke warga.

Baca Juga: Bongkar Lemari Cari Meterai, Wanita Ini Nangis Baca Curhatan Ayah Tahun 2019

"Pemimpinku itu," teriak salah seorang warga.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar