Taliban Kuasai Ribuan Mobil Militer dan Senjata, AS Khawatir Disalahgunakan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:51 WIB
Taliban Kuasai Ribuan Mobil Militer dan Senjata, AS Khawatir Disalahgunakan
Taliban mengklaim telah merebut banyak wilayah Afghanistan

Suara.com - Sedikitnya 2.000 kendaraan lapis baja dan puluhan pesawat milik Amerika Serikat di Afghanistan saat ini dikuasai oleh Taliban.

Menyadur Channel News Asia, Jumat (20/8/2021) sebuah video beredar yang menunjukkan Taliban sedang memeriksa puluhan mobil militer, membuka peti senjata api baru, peralatan komunikasi, dan bahkan pesawat tak berawak militer.

"Segala sesuatu yang belum dihancurkan adalah milik Taliban sekarang," ungkap pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Reuters.

Para pejabat AS mengatakan mereka khawatir jika senjata yang Taliban kuasai saat ini digunakan untuk membunuh warga sipil.

Selain itu, AS juga khawatir jika senjata mereka disita oleh kelompok militan lain seperti Negara Islam, atau bahkan berpotensi diserahkan kepada China dan Rusia.

Pemerintahan Presiden Joe Biden sangat prihatin akan senjata-senjata tersebut dan sedang mempertimbangkan opsi untuk menanganinya.

Para pejabat mengatakan tidak mengesampingkan opsi untuk menghancurkan senjata-senjata itu menggunakan serangan udara, namun juga khawatir akan menimbulkan efek ancaman lain.

Pejabat AS belum mengungkapkan data resmi senjata yang berhasil dikuasai Taliban, namun menurut perkiraan intelijen, sedikitnya ada 2.000 kendaraan lapis baja, termasuk Humvee AS, 40 pesawat yang berpotensi termasuk UH-60 Black Hawks, helikopter serang pengintai, dan drone ScanEagle.

"Kami melihat pejuang Taliban dipersenjatai dengan senjata buatan AS yang mereka sita dari pasukan Afghanistan," ujar Michael McCaul, perwakilan partai Republik di Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS

"Ini menimbulkan ancaman signifikan bagi Amerika Serikat dan sekutu," tegasnya.

Seperti Trofi

Kecepatan Taliban menyapu Afghanistan mengingatkan pada militan ISIS yang mengambil senjata bantuan AS dari pasukan Irak pada tahun 2014.

Antara 2002 dan 2017, Amerika Serikat mengucurkan bantuan militer ke Afghanistan senilai 28 miliar dolar atau sekitar Rp 407 triliun.

Anggaran besar tersebut diwujudkan persenjataan, roket, kacamata penglihatan malam, dan bahkan drone kecil untuk pengumpulan data intelijen.

Bantuan militer yang paling terlihat adalah helikopter Blackhawk, dan seharusnya menjadi keuntungan terbesar militer Afghanistan atas Taliban.

Antara 2003 dan 2016 Amerika Serikat memberikan sekitar 208 pesawat kepada militer Afghanistan, menurut Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS (GAO).

Pada minggu lalu, banyak dari pesawat itu digunakan pilot Afghanistan untuk melarikan diri dari Taliban.

Salah satu pejabat AS mengatakan bahwa antara 40-50 pesawat telah diterbangkan ke Uzbekistan oleh pilot Afghanistan yang mencari perlindungan.

Pensiunan Jenderal Angkatan Darat AS Joseph Votel, kepala Komando Pusat AS dari 2016 hingga 2019 di, mengatakan sebagian besar senjata yang direbut Taliban tidak dilengkapi teknologi sensitif.

"Dalam beberapa kasus, beberapa di antaranya hanya akan seperti piala," kata Votel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diplomat Sudah Peringatkan Menlu AS tentang Potensi Jatuhnya Kabul ke Taliban

Diplomat Sudah Peringatkan Menlu AS tentang Potensi Jatuhnya Kabul ke Taliban

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 10:37 WIB

Konflik Afghanistan dan Taliban, BNPT: Jangan Sampai Terpengaruh Aksi yang Tidak Perlu

Konflik Afghanistan dan Taliban, BNPT: Jangan Sampai Terpengaruh Aksi yang Tidak Perlu

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 10:14 WIB

Taliban Kembali Berkuasa di Afghanistan, Veteran Militer AS Kecewa: Saya Menangis

Taliban Kembali Berkuasa di Afghanistan, Veteran Militer AS Kecewa: Saya Menangis

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:45 WIB

Terkini

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB