facebook
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia?

Reza Gunadha | Aulia Hafisa
CEK FAKTA: Benarkah Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia?
Benarkah Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia (Turnbackhoax.id)

Beredar video yang menyebut Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia. Benarkah?

Suara.com - Sebuah akun Youtube bernama Pena Istana mengunggah sebuah video dengan judul, ” U4S SANGAT TERPUKUL DIT1INGGAL S4HABATNYA”.

Gambar depan video ini menggunakan foto Ustad Abdul Somad (UAS) yang tertunduk di depan sebuah makam dengan gambar Ustad Yahya Waloni yang tengah terbaring sakit.

Di dalam gambar juga tertulis bahwa UAS tertunduk sedih ditinggal pergi oleh Yahya Waloni. Semenjak diunggah pada 15 Agustus 2021, video ini telah ditonton sebanyak 51 ribu kali dari kanal Youtube.

Berikut narasi yang beredar:

Baca Juga: Viral Video Pengendara Tewas Tabrak Pohon, Diduga Bermain Ponsel Sambil Ngebut

“MERIND1NK!!! UAS TERTUNDUK SEDIH DITINGGAL YAHYA WALONI”

Lalu benarkah klaim tersebut?

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Media Suara.com, informasi yang menyatakan bahwa seolah-olah Ustaz Yahya Waloni telah meninggal dunia adalah hoaks.

Sampai saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kabar kesehatan dari Ustaz Yahya, setelah dikabarkan mengidap sebuah penyakit dan juga terpapar Covid-19.

Jika memperhatikan keseluruhan video tersebut, tidak ditemukan informasi apapun mengenai kabar baru dari Ustad Yahya Waloni. Video tersebut hanya diisi dengan narasi berupa opini dan komentar-komentar tentang Ustad Yahya Waloni.

Baca Juga: Sastrawan Budi Darma Berpulang

Gambar Ustaz Abdul Somad yang tertunduk di depan sebuah makam adalah gambar yang diambil dari media sosial Instagram pribadinya, @ustadabdulsomad_official.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar