Hapus Coretan "Tuhan Mau Kami Gambar", Plt Lurah Karet Kuningan: Jangan Ditunda-tunda

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:12 WIB
Hapus Coretan "Tuhan Mau Kami Gambar", Plt Lurah Karet Kuningan: Jangan Ditunda-tunda
Hapus Coretan Tuhan Mau Kami Gambar, Plt Lurah Karet Kuningan: Tak Perlu Ditunda-tunda. PPSU Karet Kuningan diperintah untuk menghapus coretan bertuliskan "Tuhan Mau Kami Gambar" yang tertera di MCB beton yang berada di Jalan Prof. Dr. Satrio, tepatnya di seberang Lotte Shopping Avanue, Setiabudi, Jakarta Selatan. (Foto dok. IG Merekam Jakarta)

Suara.com - Plt Lurah Karet Kuningan, Achmad Yani mengaku langsung mengerahkan personel PPSU untuk menghapus keberadaan coretan bertuliskan 'Tuhan Mau Kami Gambar'. Coretan yang berada di MCB beton, Jalan Prof Dr Satrio, tepatnya di seberang Lotte Shopping Avanue, Setiabudi, Jakarta Selatan sempat viral di media sosial.

Setelah mendapatkan laporan terkait video rekaman yang diunggah akun Instagram, @merekamjakarta, Achmad Yani mengaku tidak berpikir panjang untuk menghapus coretan tersebut. Penghapusan coretan Tuhan Mau Kami Gambar itu dilakukan petugas PPSU, Senin (23/8/2021) kemarin.

"Semalem juga (dihapus). Semalem langsung saya gerakkan. Langsung saya hapus. Jadi tidak pakai ditunda-tunda," kata Achmad Yani kepada wartawan, Selasa (24/8/2021).

Achmad Yani mengatakan, awal temuan coretan itu bermula dari adanya laporan. Menurut dia dihapusnya coretan tersebut lantaran berada di fasilitas umum.

"Cuma karena itu ditulis di fasum pemerintah, bukan pada tempatnya, kan ada aturannya. Dalam perda nomor 8/2007, bagian jalanan dicoret-coret," sambungnya.

Dalam konteks ini, lanjut Achmad Yani, pihaknya tidak berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Dia menyebut, dihapusnya coretan itu demi menjaga keamanan dan ketertiban.

"Tidak (berkoordinasi dengan polisi). Karena kami nggak tahu siapa yg tulis. Kami atasi saja sesuai tupoksi saya. Jadi menjaga keamanan dan ketertiban, serta kebersihannya kan," papar Achmad Yani.

Kasus coretan Tuhan Mau Kami Gamar itu awalnya diungkap oleh seorang pengendara bernama Ari. Berdasarkan rekaman video, Ari menemukan coretan itu saat melintas di kawasan tersebut. Dalam keteragannya, dia menyatakan, belum pernah melihat coretan tersebut sebelumnya.

Dalam video tersebut, Ari meminta petugas untuk menindaklanjuti coretan tersebut. Plt Lurah Karet Kuningan, Achmad Yani mengatakan, pihaknya langsung menghapus coretan itu kemarin malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mural Jadi Polemik, Kebebasan Berpendapat Dipertanyakan

Mural Jadi Polemik, Kebebasan Berpendapat Dipertanyakan

Your Say | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:51 WIB

Kota Presiden Jokowi Dikepung Mural Kritikan, Ini Respon Masyarakat

Kota Presiden Jokowi Dikepung Mural Kritikan, Ini Respon Masyarakat

Surakarta | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:09 WIB

Tulisan Kritik Pemerintah Marak di Kota Makassar, Pengamat : Baliho Lebih Mengganggu

Tulisan Kritik Pemerintah Marak di Kota Makassar, Pengamat : Baliho Lebih Mengganggu

Sulsel | Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:25 WIB

Aktivisme Berbasis Karya Seni Digital Sangat Ampuh di Tengah Pandemi

Aktivisme Berbasis Karya Seni Digital Sangat Ampuh di Tengah Pandemi

Tekno | Senin, 23 Agustus 2021 | 21:34 WIB

Terkini

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:00 WIB

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB