Ormas Tandingan Muncul saat Mahasiswa Papua Demo di Jakarta, Teriak Kata-kata Rasis

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:48 WIB
Ormas Tandingan Muncul saat Mahasiswa Papua Demo di Jakarta, Teriak Kata-kata Rasis
Ormas Tandingan Muncul saat Mahasiswa Papua Demo di Jakarta, Teriak Kata-kata Rasis. Mahasiswa Papua saat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta untuk menuntut pembebasan Viktor F. Yeimo. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) KK Jakarta & Forum Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-WP) diwarnai dengan ujaran rasial dari massa tandingan yang diduga berasal dari organisasi kemasyarakatan alias ormas.

Awalnya para pendemo dari AMP KK dan FRI-WP menggelar aksi unjuk rasa di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Selasa (24/8/2021) untuk menuntut pembebasan Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Viktor F Yeimo.

Namun, saat unjuk rasa berlangsung, hadir juga sekelompok orang dari ormas tertentu yang berteriak-teriak rasis kepada kelompok AMP KK dan FRI-WP. Berdasarkan pantauan Suara.com, terdengar beberapa teriakan dari massa tandingan yang bernada rasis.

"Udah mandi dulu, mandi," kata salah satu orang dari massa tandingan. 

Kemudian ditimpali lagi oleh oknum lainnya, dengan meneriakkan kalimat, 'Bau Busuk.'

Tak hanya itu, mahasiwa Papua juga diteriaki kalimat dengan sebutan, 'pengkhianat.' Bahkan terdengar kalimat bermakna rasis.

"Ayo orang hutan kembali," teriaknya. 

Mahasiswa Papua saat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta untuk menuntut pembebasan Viktor F. Yeimo. (Suara.com/Yaumal)
Mahasiswa Papua saat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta untuk menuntut pembebasan Viktor F. Yeimo. (Suara.com/Yaumal)

Aparat kepolisian yang berjaga tetap berupaya untuk menertibkan massa tandingan itu. Sementara itu, pendemo asal  Papua sempat terpancing namun langsung diredam oleh kepolisian.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa dari mahasiswa Papua akhirnya dibubarkan aparat kepolisian, mereka dipaksa untuk meninggalkan lokasi. Satu per satu mereka digiring masuk ke mobil tahanan untuk diantarkan pulang.

baca juga

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kade Budiyarta  mengatakan,  mereka dibubarkan karena menyebabkan kerumunan, mengingat PPKM Level 3 yang masih berlaku di Jakarta.

"Tolong digaris bawahi kami dari polisi memberikan pengamanan, memberikan bantuan untuk mengamankan, untuk melaksanakan aksi, tetapi aksi sekarang ini memang masih dalam PPKM Level 3 ini, belum diperbolehkan, kami sudah melaksanakan dari imbauan, peneguran dan lain, masih tetap tidak diindahkan. Karena mereka tidak mau mengikuti terpaksa kami harus (membubarkan)," kata Budiyarta kepada wartawan di lokasi.

Meski diangkut menggunakan mobil tahanan, Budiyarta memastikan para demonstran asal Papua itu tidak ditangkap. Mereka diantarkan pulang.

"Tidak ada yang ditangkap, kami mengembalikan ke tempat mereka semula, tadi titik start-nya  dari Jakarta Timur,"  jelasnya.

Selain membubarkan massa masyarakat Papua, kepolisian juga membubarkan kelompok dari.

Sementara itu, dalam aksinya ini ada 15 tuntutan yang disampaikan masyarakat Papua, di antaranya meminta Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Viktor F. Yeimo dibebaskan.

Kemudian mereka meminta dihentikannya eskpoitasi isu rasisme terhadap rakyat Papua oleh kelompok elit Papua.

Mereka juga menyerukan persatuan dari seluruh komponen rakyat yang ada di Tanah Papua dan bersama menyuarakan Pembebasan Viktor Yeimo, karena mereka menilai pria tersebut adalah korban rasisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Pemuda RI Culik Turis Nigeria Gegara Rasisme Orang Kulit Hitam?

CEK FAKTA: Benarkah Pemuda RI Culik Turis Nigeria Gegara Rasisme Orang Kulit Hitam?

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:09 WIB

Hak Tak Terpenuhi di Rutan Mako Brimob, Kejaksaan Diminta Pindahkan Viktor ke LP Abupera

Hak Tak Terpenuhi di Rutan Mako Brimob, Kejaksaan Diminta Pindahkan Viktor ke LP Abupera

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 12:49 WIB

4 Catatan Sikap Rasis Sepanjang Olimpiade Tokyo 2020

4 Catatan Sikap Rasis Sepanjang Olimpiade Tokyo 2020

Your Say | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:02 WIB

Dilaporkan Karena Dugaan Makar, Ini Penjelasan Direktur LBH Bali

Dilaporkan Karena Dugaan Makar, Ini Penjelasan Direktur LBH Bali

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 21:44 WIB

Terkini

Remaja Membabi Buta Tembak Puluhan Murid di Sekolah Thailand, 2 Tewas dan 20 Orang Terluka

Remaja Membabi Buta Tembak Puluhan Murid di Sekolah Thailand, 2 Tewas dan 20 Orang Terluka

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:01 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya: Menyelami Tragedi di Novel Ken Terate

57 Detik yang Mengubah Segalanya: Menyelami Tragedi di Novel Ken Terate

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink

Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?

Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Review Skin1004 Hyalu-Cica Water-Fit Sun Serum: Sunscreen Viral Tanpa Whitecast, Worth It to Buy?

Review Skin1004 Hyalu-Cica Water-Fit Sun Serum: Sunscreen Viral Tanpa Whitecast, Worth It to Buy?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati

Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa

Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet

Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop

Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak

Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:46 WIB

×