Ingin Jalin Hubungan Baik, Taliban Ajak Negara Lain Bantu Rekonstruksi Afghanistan

Bangun Santoso

Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:18 WIB
Ingin Jalin Hubungan Baik, Taliban Ajak Negara Lain Bantu Rekonstruksi Afghanistan
Kelompok Taliban di Afghanistan

Suara.com - Gerakan Taliban telah meminta Turki dan negara-negara dunia untuk membantu Afghanistan, beberapa hari setelah kelompok itu merebut kekuasaan di negara yang dilanda perang itu.

Melansir laman kantor berita Anadolu, Kamis (26/8/2021), dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Anadolu, Mohammad Naeem, juru bicara kantor politik Taliban di Qatar, mengatakan bahwa gerakan Afghanistan telah menjadi sasaran serangan media selama dua dekade terakhir dan telah ditolak haknya untuk membela diri.

"Turki adalah negara penting di dunia dan rakyat Turki adalah saudara se-Muslim dan kami menjaga hubungan sejarah, sosial dan budaya [dengan Turki]," kata Naeem.

Juru bicara Taliban itu mengatakan kelompoknya melakukan komunikasi dengan negara Turki.

“Kami ingin menjalin hubungan baik dengan Turki dan mengembangkan hubungan ini di masa depan,” tambah dia.

Naeem mengatakan bahwa rakyat Afghanistan telah dirusak oleh perang selama empat dekade terakhir.

“Rakyat Afghanistan membutuhkan bantuan dan kami menyerukan semua negara, terutama Turki, untuk membantu rakyat dan negara kami,” tutur dia.

Juru bicara kelompok itu menambahkan bahwa Turki dapat “memainkan peran penting dan konstruktif di Afghanistan dalam hal pembangunan kembali negara yang dilanda perang”.

Taliban menguasai otoritas Afghanistan setelah mengambil alih ibu kota Kabul pada 15 Agustus, memaksa presiden dan pejabat tinggi lainnya meninggalkan negara itu.

baca juga

Perebutan kekuasaan yang tak terduga memicu perpindahan penduduk secara masif dari Afghanistan, termasuk warga sipil yang membantu tentara atau kelompok asing.

Perang di Afghanistan Berakhir

Naeem mengatakan tindakan Taliban di lapangan akan meyakinkan rakyat Afghanistan dan global.

"Kami tidak memiliki banyak masalah di Afghanistan, karena kami bersama rakyat dan rakyat bersama kami, kami saling mengenal," ujar dia.

Juru bicara Taliban mencatat bahwa masalah terbesar yang dihadapi Afghanistan adalah perang.

“Perang telah mengganggu semua aspek kehidupan di Afghanistan,” kata Naeem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Mantan Menteri yang Kini Jadi Pengantar Pizza

Kisah Mantan Menteri yang Kini Jadi Pengantar Pizza

Sumut | Kamis, 26 Agustus 2021 | 09:48 WIB

Ratusan Pekerja Media Kabur dari Afghanistan, Diterima di Meksiko

Ratusan Pekerja Media Kabur dari Afghanistan, Diterima di Meksiko

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 08:15 WIB

Puluhan Pelajar AS Terjebak di Afghanistan

Puluhan Pelajar AS Terjebak di Afghanistan

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 05:31 WIB

Warga Afghanistan Terciduk Bawa Narkoba di Puncak Bogor

Warga Afghanistan Terciduk Bawa Narkoba di Puncak Bogor

Jabar | Kamis, 26 Agustus 2021 | 06:00 WIB

Nasib Kompetisi Sepakbola Afghanistan di Tengah Kudeta Taliban

Nasib Kompetisi Sepakbola Afghanistan di Tengah Kudeta Taliban

Bola | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:57 WIB

Insinyur AS Ditawan Taliban, Adik: Tolong Presiden Joe Biden Bebaskan Dia

Insinyur AS Ditawan Taliban, Adik: Tolong Presiden Joe Biden Bebaskan Dia

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:37 WIB

Australia Evakuasi Orang di Afganistan, Tapi Tolak Visa Eks Satpam Kedubes

Australia Evakuasi Orang di Afganistan, Tapi Tolak Visa Eks Satpam Kedubes

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:24 WIB

Terkini

Optimalkan Sistem Payroll Perusahaan dengan QLola by BRI

Optimalkan Sistem Payroll Perusahaan dengan QLola by BRI

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:50 WIB

QLola by BRI Kelola Payroll Perusahaan dengan Lebih Efisien

QLola by BRI Kelola Payroll Perusahaan dengan Lebih Efisien

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Prabowo Pimpin Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

Prabowo Pimpin Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Berikut Cara Mengelola Payroll Perusahaan agar Lebih Efisien

Berikut Cara Mengelola Payroll Perusahaan agar Lebih Efisien

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:43 WIB

5 Zodiak Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer, Hati-hati!

5 Zodiak Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer, Hati-hati!

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Gudang Jabodetabek Nyaris Penuh, JIEP Genjot Ekspansi di Pulogadung

Gudang Jabodetabek Nyaris Penuh, JIEP Genjot Ekspansi di Pulogadung

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Penusukan Viral di Warung Bakso Dumai

Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Penusukan Viral di Warung Bakso Dumai

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sinopsis Live Long and Prosper, Dracin Fantasi yang Dibintangi Dylan Wang

Sinopsis Live Long and Prosper, Dracin Fantasi yang Dibintangi Dylan Wang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini

Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:19 WIB

×