Ratusan Pekerja Media Kabur dari Afghanistan, Diterima di Meksiko

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 26 Agustus 2021 | 08:15 WIB
Ratusan Pekerja Media Kabur dari Afghanistan, Diterima di Meksiko
ILUSTRASI: Warga Afghanistan pertama meluapkan rasa saling berpelukan usai tiba di Bandara Frankfurt, Jerman setelah melalui perjuangan menakutkan agar bisa meninggalkan bandara Kabul. (Foto: AFP)

Suara.com - Pemerintah Meksiko menerima 124 pekerja media dan anggota keluarganya dari Afghanistan, termasuk para jurnalis media New York Times, menurut pemerintah setempat pada Rabu (25/8/2021), saat orang-orang melarikan diri usai kelompok militan Taliban mengambil alih kekuasaan.

Mereka tiba di bandar udara internasional Mexico City pada Rabu pagi dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard.

“Meksiko telah memutuskan untuk mendukung pengajuan hak asasi manusia untuk visa pengungsi dan kemanusiaan untuk orang-orang Afghanistan yang telah mengajukan kondisi kemanusiaan ini,” kata Ebrard.

Pada hari sebelumnya, lima orang anggota kelompok robotik Afghanistan yang seluruhnya merupakan perempuan juga tiba di Meksiko.

Meksiko telah berjanji untuk membantu perempuan dan anak-anak perempuan Afghanistan di tengah kekhawatiran atas bagaimana mereka akan diperlakukan di bawah kekuasaan Taliban.

Ebrard mengatakan pada 18 Agustus bahwa negara tersebut tengah memproses pengajuan pengungsian bagi para warga Afghanistan, terutama perempuan dan anak-anak perempuan, dengan bantuan Duta Besar Meksiko di Iran, Guillermo Puente Ordorica.

Ebrard membantu untuk mengatur keberangkatan para jurnalis dari Kabul dengan cepat, yang mencakup perhentian di Qatar, sebelum akhirnya tiba di Meksiko, menurut laporan New York Times.

Reuters mengevakuasi satu kelompok berisi 73 orang yang mencakup pekerjanya serta anggota keluarga mereka ke Pakistan dari Afghanistan pada Senin.

Taliban merebut kekuasan di Afghanistan pekan lalu, saat Amerika Serikat dan para sekutunya menarik pasukannya usai dua dekade, dan pemerintah serta militer Afghanistan yang didukung oleh Barat itu kolaps.

Taliban mengikuti ajaran versi keras ultra-kanan dari ajaran Islam Sunni. Mereka mengatakan bahwa mereka akan menghormati hak-hak perempuan di bawah kerangka kerja hukum Islam. Saat berkuasa dari tahun 1996 hingga 2001, di bawah hukum itu, Taliban melarang perempuan untuk bekerja atau bepergian tanpa memakai burqa yang seluruhnya tertutup dan melarang perempuan untuk bersekolah. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Pelajar AS Terjebak di Afghanistan

Puluhan Pelajar AS Terjebak di Afghanistan

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 05:31 WIB

Warga Afghanistan Terciduk Bawa Narkoba di Puncak Bogor

Warga Afghanistan Terciduk Bawa Narkoba di Puncak Bogor

Jabar | Kamis, 26 Agustus 2021 | 06:00 WIB

Nasib Kompetisi Sepakbola Afghanistan di Tengah Kudeta Taliban

Nasib Kompetisi Sepakbola Afghanistan di Tengah Kudeta Taliban

Bola | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:57 WIB

Bawa Ganja, Polres Bogor Comot Imigran Asal Afghanistan di Puncak Bogor

Bawa Ganja, Polres Bogor Comot Imigran Asal Afghanistan di Puncak Bogor

Bogor | Rabu, 25 Agustus 2021 | 19:18 WIB

Baterai Kendaraan Listrik Perlu Bahan Baku Lithium, Cadangan Terbesar Ada di Afghanistan

Baterai Kendaraan Listrik Perlu Bahan Baku Lithium, Cadangan Terbesar Ada di Afghanistan

Otomotif | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:44 WIB

Perempuan Pekerja Afghanistan Diminta Taliban untuk Diam di Rumah

Perempuan Pekerja Afghanistan Diminta Taliban untuk Diam di Rumah

Riau | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:36 WIB

Atlet Paralimpiade Afghanistan Berhasil Dievakuasi, Lokasinya Dirahasiakan

Atlet Paralimpiade Afghanistan Berhasil Dievakuasi, Lokasinya Dirahasiakan

Sport | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:26 WIB

Terkini

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB