alexametrics

Cuma 60 Sekolah Gelar PTM, Walkot Jakpus: Ortu Awasi Anaknya, Jangan Mampir ke Mana-mana

Agung Sandy Lesmana
Cuma 60 Sekolah Gelar PTM, Walkot Jakpus: Ortu Awasi Anaknya, Jangan Mampir ke Mana-mana
Cuma 60 Sekolah Gelar PTM, Walkot Jakpus: Ortu Awasi Anaknya, Jangan Mampir ke Mana-mana. Ilustrasi uji coba sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) di Jakarta. [Antara/Hafidz Mubarak A]

"...Dipastikan agar mereka tidak mampir-mampir, sehingga harus dipantau aktivitasnya," kata Dhany.

Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mencatat  60 sekolah dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA telah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (30/8/2021) besok.

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan sekolah tersebut telah dilakukan evaluasi dan penilaian (assesment) oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan dinyatakan lolos untuk melaksanakan PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Sudah lolos 'assesment', seperti ada persetujuan orang tuanya, orang tuanya sepakat untuk PTM dari sisi infrastruktur mendukung, dari sisi nakes juga memadai, ya insya Allah kita akan mencoba," kata Dhany di Cempaka Putih, Minggu.

Dhany menjelaskan bahwa di wilayah Suku Dinas Pendidikan I Jakarta Pusat ada 49 sekolah, sedangkan Sudin Pendidikan II ada 11 sekolah yang siap melaksanakan PTM.

Baca Juga: 610 Sekolah di Jakarta Kembali Dibuka Senin Besok, Ini Daftar Lengkapnya

Kegiatan pembelajaran akan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan kapasitas murid maksimal 50 persen.

Dhany mengatakan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakan PTM kali ini lebih banyak dibandingkan saat uji coba PTM pada bulan April dan Juni lalu.

Bahkan, ada sejumlah sekolah yang sebelumnya tidak mengikuti uji coba PTM, namun tetap melaksanakan PTM pada Senin mendatang, setelah dinyatakan lolos "assesment".

Selama pelaksanaan PTM, Dhany meminta orang tua berperan aktif untuk turut mengawasi anaknya di sekolah, terutama saat jam pulang sekolah. Para siswa diimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkumpul usai sekolah.

"Kami juga mengimbau kepada para orang tua, minimal mengawasi putra-putrinya saat berangkat dan pulang. Dipastikan agar mereka tidak mampir-mampir, sehingga harus dipantau aktivitasnya," kata Dhany.

Baca Juga: Dari TK hingga SMA, Daftar 65 Sekolah di Jakarta Utara yang Mulai Tatap Muka Besok

Komentar