CEK FAKTA: Wapres Ma'ruf Amin Sebut Penolak Vaksin Akan Masuk Neraka, Benarkah?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 30 Agustus 2021 | 10:28 WIB
CEK FAKTA: Wapres Ma'ruf Amin Sebut Penolak Vaksin Akan Masuk Neraka, Benarkah?
CEK FAKTA Wapres Ma'ruf Amin Sebut Penolak Vaksin Akan Masuk Neraka. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin memberikan peringatan masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 akan masuk neraka.

Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook Dwi N. Akun ini membagikan foto Wapres Ma'ruf Amin sambil menuliskan narasi seputar penolak vaksin virus corona.

Dalam narasinya, Wapres Ma'ruf Amin mengatakan vaksin merupakan perintah agama dan wajib hukumnya. Karena itu, masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 bisa masuk neraka karena melanggar perintah agama.

Akun ini menuliskan narasi dengan membagikan tautan berita dari @dailypontianak. Berita itu berjudul "Wapres: Vaksin Merupakan Perintah Agama Dan Hukumnya Wajib, Menolak Masuk Neraka??"

Postingan itu sudah mendapatkan 8 tanda suka dan dikomentari 3 kali.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

“Yg gak vaksin
fix masuk neraka (emoji tertawa)”

CEK FAKTA Wapres Ma'ruf Amin Sebut Penolak Vaksin Akan Masuk Neraka. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Wapres Ma'ruf Amin Sebut Penolak Vaksin Akan Masuk Neraka. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

baca juga

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Wapres Ma'ruf Amin memberikan peringatan masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 akan masuk neraka tidak benar.

Faktanya, Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat untuk terus menjaga diri dari penularan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, Ma'ruf juga mengimbau masyakarat untuk mengikuti vaksinasi.

Lebih lanjut Ma'ruf memang menyatakan pendapatnya jika vaksinasi Covid-19 wajib hukumnya. Ia menjelaskan masyarakat memang wajib melakukan vaksin sebagai bangsa dan negara.

Kendati demikian, Ma'ruf Amin tidak pernah mengatakan secara spesifik penolak vaksin akan masuk neraka. Pernyataannya ini dilihat dari artikel berjudul "Wapres Ma’ruf: Jaga Diri dari COVID-19 Hukumnya Wajib, Bukan Sunnah!"

“Vaksinasi, melaksanakan protokol kesehatan, dan semua upaya pengobatan (COVID-19) itu bukan hanya soal kewajiban sebagai bangsa, sebagai warga bangsa, tetapi (juga) kewajiban agama,” kata Ma’aruf Amin pada 24 Juli 2021.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi Wapres Ma'ruf Amin menyebut penolak vaksin Covid-19 akan masuk neraka adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Viral Kartu Nikah Versi Baru Ada 4 Kolom Foto Istri, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Kartu Nikah Versi Baru Ada 4 Kolom Foto Istri, Benarkah?

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 08:12 WIB

Dua Warga Jepang Meninggal Usai Disuntik Vaksin Moderna

Dua Warga Jepang Meninggal Usai Disuntik Vaksin Moderna

Sumbar | Senin, 30 Agustus 2021 | 08:30 WIB

Tegas! Jusuf Kalla Desak Pemerintah Tak Perumit Masyarakat Dapatkan Vaksin Covid-19

Tegas! Jusuf Kalla Desak Pemerintah Tak Perumit Masyarakat Dapatkan Vaksin Covid-19

Sumbar | Senin, 30 Agustus 2021 | 08:10 WIB

CATAT! 5 Bahaya Cetak Sertifikat Vaksin COVID-19 dari pedulilindungi.id

CATAT! 5 Bahaya Cetak Sertifikat Vaksin COVID-19 dari pedulilindungi.id

Bekaci | Senin, 30 Agustus 2021 | 08:25 WIB

Apa Solusi Peserta Tes CPNS 2021 Belum Vaksin dan Covid-19?

Apa Solusi Peserta Tes CPNS 2021 Belum Vaksin dan Covid-19?

Bekaci | Senin, 30 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Hati-hati, Daftar Efek Samping Vaksin Pfizer

Hati-hati, Daftar Efek Samping Vaksin Pfizer

Bekaci | Senin, 30 Agustus 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×