Bertemu Taliban di Qatar, Menlu Bicara Jaminan Afghanistan Tak Dijadikan Sarang Teroris

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 02 September 2021 | 15:43 WIB
Bertemu Taliban di Qatar, Menlu Bicara Jaminan Afghanistan Tak Dijadikan Sarang Teroris
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan harapan kepada Taliban menyoal kondisi Afghanistan pasca pengambilalihan kekuasan negara tersebut oleh Taliban.

Harapan itu disampaikan Retno dalam pertemuan dengan perwakilan Taliban di Doha, Qatar pada 26 Agustus 2021.

Adapun isi pertemuan dengan Tiban diungkapkan Retno di hadapan para Dewan dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR. Salah satu pesan membicarkan jaminan bahwa Taliban tidak menjadikan Afghanistan sebagai tempat atau sarang pembibitan dan pelatihan bagi teroris.

"Dalam pertemuan dengan taliban beberapa pesan dan harapan yang kami sampaikan, antara lain pertama pentingnya terus diupayakan pembentukan pemerintah yang inklusif. Kedua, pentingnya jaminan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai breeding and training ground bagi aktivitas kelompok teroris yang megancam keamanan dan stabilitas kawasan serta dunia," tutur Retno, Kamis (2/9/2021).

Ketiga, lanjut Rerno ialah pengtingnya agar Taliban yang kini memimpin Afghanistan dapat menghormati hak-hak perempuan.

Pasukan perlawanan anti-Taliban di kawasan lembah Panjshir. (foto: AFP)
Pasukan perlawanan anti-Taliban di kawasan lembah Panjshir. (foto: AFP)

"Selain itu kami juga menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki vested interest di Afghanistan, satu-satunya keinginan Indonesia adalah melihat Afghanistan damai stabil dan makmur," ujar Retno.

Retno menjelaskan pertemuan dengan Taliban di Doha itu sengaja dilakukan untuk menggunakan kesempatan terbuka atau window opportunity guna menyampaikan pesan dan harapan Indonesia terhadap Afghanistan ke depan.

"Jadi sekali lagi kita bertemu dengan Taliban sengaja untuk menggukan window opportunity untuk menyampaikan pesan dan harapan Indonesia," kata Retno.

Selain bertemu dengan perwakilan Taliban, Menlu Retno menyampaikan bahwa sewaktu di Doha pihaknya juga melakukan pertemuan terpisah dengan Menlu Qatar dan utusan khusus presiden Amerika untuk Afghanistan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Retno: Indonesia Hanya Ingin Afghanistan Jadi Negara Damai

Menlu Retno: Indonesia Hanya Ingin Afghanistan Jadi Negara Damai

News | Kamis, 02 September 2021 | 12:36 WIB

Qatar Peringatkan Negara-negara di Dunia: Setop Isolasi Taliban

Qatar Peringatkan Negara-negara di Dunia: Setop Isolasi Taliban

News | Kamis, 02 September 2021 | 12:24 WIB

Pasukan AS Pergi dari Afghanistan, Pertempuran Hebat Pecah di Lembah Panjshir

Pasukan AS Pergi dari Afghanistan, Pertempuran Hebat Pecah di Lembah Panjshir

News | Kamis, 02 September 2021 | 08:42 WIB

Seusai Pasukan Asing Hengkang, Taliban Gelar Parade Kendaraan Militer AS

Seusai Pasukan Asing Hengkang, Taliban Gelar Parade Kendaraan Militer AS

News | Kamis, 02 September 2021 | 08:18 WIB

Terkini

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

×