Bocah Afghanistan yang Dievakuasi ke Polandia Tewas karena Jamur Beracun

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 03 September 2021 | 16:29 WIB
Bocah Afghanistan yang Dievakuasi ke Polandia Tewas karena Jamur Beracun
Ilustrasi jamur (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Seorang bocah Afghanistan yang berhasil dievakuasi ke Polandia tewas setelah makan jamur beracun yang dipetik di lingkungan sekitar kamp pengungsian.

Menyadur Guardian Jumat (3/9/2021), bocah laki-laki yang tak disebutkan identitasnya itu berusia lima tahun dan baru mendarat dari kota Kabul.

Selain bocah itu, sang kakak perempuan yang setahun lebih tua terpaksa menjalani transplantasi hati karena makan jamur yang sama.

Kakak beradik itu sakit pada minggu lalu setelah keluarga mereka memetik topi di hutan untuk dimakan di sekitar tempat mereka tinggal di Podkowa Lena, dekat Warsawa.

Dokter di Center for Children's Health Institute di Warsawa mengatakan kakak laki-laki itu berhasil menjalani transplantasi hati tapi kerusakan otaknya signifikan dan mengancam jiwa.

Warga berkumpul Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Senin (16/8/2021).  [AFP Photo]
Warga Afghanistan di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Senin (16/8/2021). [AFP Photo]

Adik laki-lakinya dinyatakan meninggal. Dokter mengatakan orang tua berada di rumah sakit, di bawah perawatan psikologis karena sangat terguncang.

Saudara laki-lakinya yang berusia 17 tahun telah dipulangkan dari rumah sakit dalam kondisi baik.

Beberapa anggota keluarga lain yang juga keracunan jamur dirawat di rumah sakit di tempat lain dan sekarang dalam tahap pemulihan.

Polandia mengevakuasi keluarga itu bulan lalu atas permintaan Inggris setelah Taliban mengambil alih Afghanistan. Sang ayah pernah bekerja untuk Inggris.

baca juga

Dalam insiden terpisah di pusat yang berbeda di dekat Warsawa, empat pria Afghanistan dirawat di rumah sakit setelah makan jamur beracun.

Jamur topi kematian, yang termasuk yang paling beracun di dunia, sangat mirip dengan jamur payung Polandia yang populer dan dapat dimakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Mengganggu Pemandangan, Jamur di Rumah Bisa Picu Masalah Kesehatan

Bukan Hanya Mengganggu Pemandangan, Jamur di Rumah Bisa Picu Masalah Kesehatan

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:26 WIB

6 Jenis Jamur Populer dan Manfaatnya bagi Kesehatan

6 Jenis Jamur Populer dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Your Say | Selasa, 24 Agustus 2021 | 07:54 WIB

Diduga Keracunan Jamur, 6 Orang Satu Keluarga di Blitar Kritis Masuk RS

Diduga Keracunan Jamur, 6 Orang Satu Keluarga di Blitar Kritis Masuk RS

Jatim | Rabu, 25 November 2020 | 16:41 WIB

Terkini

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

×