Kemarin Nyoman, Hari Ini Giliran Harry Dicecar saat Fit and Proper Test Calon Anggota BPK

Kamis, 09 September 2021 | 18:30 WIB
Kemarin Nyoman, Hari Ini Giliran Harry Dicecar saat Fit and Proper Test Calon Anggota BPK
Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilakukan Komisi XI DPR dilaksanakan secara terbuka. (tangkap layar)

Suara.com - Calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Zacharias Soeratin dicecar anggota Komisi XI DPR saat uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Cecaran ditujukan kepada Harry menyoal fatwa Mahkamah Agung (MA) mengenai proses pencalonan anggota BPK.

Diketahui Harry sebelumnya mendapat sorotan publik saat mengikuti seleksi calon anggota BPK. Selain Harry, satu calon anggota lainnya Nyoman Adhi Suryadnyana juga disorot. Kedua diduga tidak memenuhi syarat mengikuti pencalonan.

Adapun pertanyaan pertama disampaikan Anggota Komisi XI DPR I Gusti Agung Rai Wirajaya. Agung ingin mendengar klarifikasi dan pendapat Harry selaku pengguna anggaran, yang mana dirinya menjabat sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

"Dan juga bapak tentunya sudah memahami di dalam UU BPK itu sendiri dan hasil permintaan kami konsultasi kami dengan MA bahwasannya kalau pengguna anggaran itu minimal dua tahun bisa mendaftarkan atau ikut serta dalam hal daftar sebagai anggota BPK," kata I Gusti Agung, Kamis (9/9/2021).

Pertanyaan kepada Harry berlanjut, kali ini oleh Anggota Komisi XI DPR Nurhayati.

Nurhayati meragukan Harry andai dirinya terpilih sebagai anggota BPK, apakah nantinya Harry menimbulkan konflik kepentingan atau tidak. Mengingat jabatan Harry yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kemenkeu.

"Saya tidak yakin kalau tidak ada conflict of interest, pastinya ada. Karena pasti nuansa bapak juga di sana banyak sekali teman-teman yang memang biasa berhubungan dengan bapak, itu penilaian saya terhadap undang-undang ini. Jadi sebetulnya harusnya kita harus ikuti itu, mau gimanapun conflict of interest pasti ada di situ kalau orang-orangnya berasal dari pemerintahan," kata Nurhayati.

Menjawab cecaran Dewan, Harry hanya memberikan jawaban bahwa dirinya menyerahkan kembali keputusan kepada Komisi XI yang melakukan fit and proper test.

"Saya terus terang legal itu memang berbagai persepsi. Tapi saya percaya ini ada aspek politik kami serahkan kepada yang punya hajatan dalam hal ini bapak ibu sekalian komisi XI," kata Harry.

Baca Juga: Ikut Fit and Proper Test Meski Disorot, Calon Anggota BPK Nyoman: Insya Allah Siap

"Jadi kami percaya karena kami juga beberapa hal yang terkait hal ini semua sebenarnya bisa dielaborasi lebih dalam lebih luas lagi, dan makin tidak selesai bapak ibu sekalian, tapi artinya kami siap segala konsekuensi yang ada," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI