Lima Nelayan KM Hentri yang Selamat Dievakuasi ke Tual, Petugas Lanjut Pencarian

Chandra Iswinarno

Minggu, 12 September 2021 | 16:14 WIB
Lima Nelayan KM Hentri yang Selamat Dievakuasi ke Tual, Petugas Lanjut Pencarian
Lima nelayan ABK KM Hentri yang terbakar beberapa hari lalu dievakuasi ke Tual. [Basarnas Ambon]

Suara.com - Hingga kini petugas Basarnas Ambon, Maluku masih terus melakukan pencarian terhadap puluhan awak Kapal Motor (KM) Hentri. Kapal nelayan penangkap cumi-cumi tersebut sebelumnya dikabarkan terbakar di antara Kepulauan Tanimbar dan Pulau Tenimbar Kei, Kabupaten Maluku Tenggara.

Dari 32 awak kapal, dikartahui baru lima yang selamat dan kini sudah tiba di Kota Tual Sabtu (11/9/2021) setelah dievakuasi dari Desa Mun. Korban selamat berjumlah lima orang tersebut, yakni Ardian Rahman, Angga Framudia, Hengky, Asep Suryana, dan La Asri.

Sementara dua ABK lainnya dikabarkan tewas, sedangkan 25 ABK lainnya masih belum diketahui nasibnya. Penemuan lima ABK KM Hentri tak sengaja dilihat nelayan pencari telur ikan, asal Maluku Tenggara, setelah tiga hari usai insiden terbakarnya KM Hentri di tengah laut.

KM Hentri terbakar di tengah laut perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku. (Foto: Antara)
KM Hentri terbakar di tengah laut perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku. (Foto: Antara)

Kepala Basarnas Ambon, Mustari menjelaskan, lima korban selamat dievakuasi menggunakan kapal PSDKP Tual dan tiba di Tual sekitar pukul 18.12 WIT dari Desa Mun, Pulau Tanimbar, Kabupaten Malra.

“Lima korban selamat ini diistirahatkan sementara di Mess PSDKP Tual sambil mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Mustari di Ambon, Sabtu tengah malam melalui keterangan resmi Basarnas Ambon kepada Terasmaluku.com-jaringan Suara.com.

Dia mengemukakan, evakuasi lima korban selamat ini dilakukan setelah proses pencarian atau Ops SAR hari keempat yang dilakukan sejak pukul 07.30 WIT hingga pukul 13.00 WIT pada Sabtu (11/9/2021) kemarin.

Selama proses pencarian puluhan korban hilang, kondisi di wilayah tersebut diguyur hujan ringan, dengan embusan Angin Timur-Tenggara berkecepatan 20 knots, dan tinggi gelombang mencapai 4 meter.

Sebelumnya diberitakan, nasib anak buah KM Hentri yang terbakar hingga kini belum diketahui keberadaannya. Padahal di KM Hentri ada puluhan ABK yang ikut berlayar dengan kapal penangkap cumi tersebut.

Berdasarkan keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, informasi mengenai terbakarnya KM Hentri baru diketahui pada Kamis (9/9/2021) dini hari.

baca juga

“Hari ini kami baru menerima laporan adanya musibah kebakaran kapal penangkap cumi tersebut di wilayah perairan Kepulauan Tanimbar,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Mustari seperti dikutip dari Teras Maluku-jaringan Suara.com.

Sementara dari hasil koordinasi dengan Kantor Pos SAR Tual, dari puluhan ABK, baru ditemukan lima yang selamat. Sedangkan, dua ABK lainnya meninggal dunia dan 25 ABK lainnya belum diketahui nasibnya.

Diungkapkannya, Kantor Basarnas Ambon baru menerima informasi dari anggota KP3 Tual bernama Frangky. Dari informasi yang disampaikan, telah terjadi kebakaran kapal penangkap cumi tersebut dengan POB 32 orang di perairan antara Pulau Molu, Kepulauan Yamdena di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Saat itu dikabarkan, KM Hentri sedang berlayar dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta hendak menuju Merauke, Papua pada Minggu (15/8/2021).

Saat mengarungi Perairan Kepulauan Tanimbar tepatnya sekitar 50 mil di laut antara Perairan Kepulauan Maluku Tenggara dengan Kepulauan Tanimbar, KM Hentri diterjang gelombang setinggi 3 meter.

Akibatnya, kapal mengalami guncangan hebat dan muncul asap hitam tebal disertai kobaran api dari dalam kapal sekitar pukul 05.00 waktu setempat pada Jumat, 3 September 2021. Akhirnya, kebakaran hebat tak bisa dihindari terjadi di KM Hentri. Sementara, semua ABK berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat ke dalam air.

“Dalam kejadian ini menurut informasi, dua orang ABK tewas terjebak di dalam kapal, lima orang ABK berhasil selamat, dan 25 orang ABK lainnya dinyatakan hilang,” ujarnya.

Setelah mendapat informasi, Basarnas Ambon berkoordinasi dengan SROP Ambon. Pada pukul 12.35 WIT, Basarnas Ambon berkoordinasi dengan Pos SAR Tual tentang cuaca ekstrim yang terjadi di Perairan Maluku Tenggara dan sekitarnya. Selain itu, Basarnas Ambon juga telah berkoordinasi dengan Lantamal IX Ambon dan Guspurla Ambon terkait pengarahan KRI Layaran yang sementara melaksanakan patroli di Perairan Kepulauan Aru.

Informasi yang diterima Basarnas Ambon, pada saat KM Hentri terbakar ada 30 orang ABK melompat dan menyelamatkan diri ke dalam air, hingga hanyut terbawa arus sekitar 20 mil dari Pulau Molu.

Kemudian pada Senin, 6 September 2021 sekitar pukul 13.00 WIT, lima ABK berhasil ditemukan Kapal Motor Pencari Telur Ikan yang berasal dari Pulau Tanimbar. Lima ABK tersebut selanjutnya dievakuasi ke Desa Mun, Pulau Tanimbar untuk perawatan medis.

Informasi dari seorang korban yang selamat, ada 30 ABK melompat ke dalam air dan berenang menjauhi kapal yang terbakar. Namun lantaran tingginya gelombang, menyebabkan mereka terpisah dan hilang.

Berikut daftar nama-nama kru KM Hentri:

  1. Ardian Rahman asal Sukabumi (selamat),
  2. Cikun,
  3. Adam Fauzan asal Sukabumi,
  4. Angga Framudya asal Sukabumi (selamat),
  5. Resa Rendy asal Jakarta,
  6. Imron asal Jakarta,
  7. Maman asal Sukabumi
  8. Suhendar asal Sukabumi
  9. Indra asal Sukabumi
  10. Hengki asal Palembang (selamat),
  11. Asep Suryana asal Sukabumi (selamat),
  12. Wawan asal Jakarta,
  13. Angga asal Jakarta,
  14. Lasari asal Ambon (selamat),
  15. Adam asal Sukabumi,
  16. Suparman asal Sukabumi,
  17. Yusuf asal Sukabumi,
  18. Andri asal Sukabumi,
  19. Salim asal Sukabumi,
  20. Damar asal Sukabumi,
  21. Didin asal Sukabumi,
  22. Arifin asal Sukabumi,
  23. Ade Setiyawan asal Sukabumi,
  24. Heru asal Sukabumi,
  25. Agus asal Jakarta,
  26. Saputra asal Jakarta,
  27. Akmal asal Jakarta,
  28. Putra asal Jakarta,
  29. Tomi,
  30. Anggi asal Cianjur,
  31. Bayu asal Jawa Timur,

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Terombang-ambing karena Mesin Mati, KM Jervai Akhirnya Lanjutkan Perjalanan ke Dobo

Sempat Terombang-ambing karena Mesin Mati, KM Jervai Akhirnya Lanjutkan Perjalanan ke Dobo

News | Minggu, 12 September 2021 | 15:50 WIB

KM Hentri Terbakar di Perairan Tanimbar, Ini Daftar Nama ABK-nya

KM Hentri Terbakar di Perairan Tanimbar, Ini Daftar Nama ABK-nya

News | Kamis, 09 September 2021 | 18:09 WIB

Cerita 5 ABK KM Hentri Bisa Selamat Usai Ditolong Nelayan Pencari Telur Ikan

Cerita 5 ABK KM Hentri Bisa Selamat Usai Ditolong Nelayan Pencari Telur Ikan

News | Kamis, 09 September 2021 | 09:40 WIB

KM Hentri Terbakar di Lautan, 25 Nelayan Hilang

KM Hentri Terbakar di Lautan, 25 Nelayan Hilang

News | Kamis, 09 September 2021 | 09:31 WIB

Terkini

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

×