Geger! Belasan Kerbau Mati Misterius di Sekitar Proyek Pembangunan Sirkuit Mandalika

Chandra Iswinarno

Senin, 13 September 2021 | 00:45 WIB
Geger! Belasan Kerbau Mati Misterius di Sekitar Proyek Pembangunan Sirkuit Mandalika
Sampel Darah dan Liur Kerbau Mati di Dekat Sirkuit Dibawa ke Bali. [Beritbali/ist]

Suara.com - Warga Dusun Ketapang, Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang digegerkan dengan matinya belasan ekor sapi yang terjadi secara misterius. Lokasi tersebut diketahui berada di sekitar proyek pembangunan Sirkuit Mandalika.

Pemilik kerbau yang berada di lokasi tersebut menuturkan, total kerbau yang mati ada 18 ekor.

“Dari hari Rabu ada yang mati, Kamis ada juga dan tadi malam. Kalau totalnya 18 ekor sama anaknya masih kecil,” ungkap pemilik kerbau, Lalu Nure seperti dikutip dari Beritabali.com-jaringan Suara.com.

Meski begitu, dia mengemukakan, sebelum hewan ternak tersebut tewas, dari mulut kerbau miliknya sempat mengeluarkan busa warna putih.

“Saya tidak tahu kenapa bisa mati begini, setiap hari ada saja yang mati,” katanya.

Sementara itu, dari catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB hingga Jumat (10/9/2021) sudah ada 18 ekor yang mati mendadak.

Pihak dinas pun kemudian melakukan pemeriksaan serta mengambil sampel darah dan liur kerbau untuk diteliti di laboratorium kesehatan hewan yang berada di Bali.

“Ada tiga ekor tempat kami ambil sampel, awalnya kami mau ambil semua cuma sulit komunikasi dengan pemilik,” ungkap Dokter Hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muslih.

Dikemukakannya, pihaknya turun ke lokasi karena memang dari kemarin ada masuk laporan.

baca juga

“Jadi sampel yang ada ini kami akan bawa ke lab dan menunggu hasilnya keluar. Pemeriksaan lab juga adanya di Bali,” bebernya.

Diakuinya, berdasarkan laporan yang ada, setidaknya 15 ekor kerbau mati tidak dalam waktu bersamaan. Sedangkan ada kerbau lainnya yang berhasil diberikan antibiotik.

“Kalau dibiarkan bahaya, karena bisa menjangkit kerbau yang lain. Apalagi ini satu kandang,” katanya.

Dari kejadian tersebut, dokter menduga kerbau yang mati mendadak terkena penyakit ngorok atau septicaemia Epizootika (SE).

Penyakit menular ini hanya bisa menular kepada dua hewan yakni, sapi dan kerbau.

”Kalau keracunan disebabkan limbah mungkin belum mengarah ke sana ya, karena kami bicara berdasarkan gejala kami lihat. Kata pemilik juga kerbau ini minum air sumur bor selama ini,” jelasnya.

Sebelumnya sempat viral seekor kerbau mengaspal di lintasan sirkuit Mandalika. Tak laman berselang, sejumlah 15 ekor kerbau milik warga sekitar Sirkuit Mandalika, mati mendadak.

Banyak dugaan masyarakat netizen, setelah berita mati mendadak hewan kerbau dekat sirkuit ini viral. Ada yang menduga sengaja diracun, tak lama setelah viral "kerbau uji coba mengaspal di lintasan sirkuit".

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Daging Kerbau Beku di Bulog Sumut Kosong

Stok Daging Kerbau Beku di Bulog Sumut Kosong

Sumut | Kamis, 09 September 2021 | 13:50 WIB

Sebelum Kedatangan Rider WSBK dan MotoGP, Seekor Kerbau Jajal Sirkuit Mandalika

Sebelum Kedatangan Rider WSBK dan MotoGP, Seekor Kerbau Jajal Sirkuit Mandalika

Otomotif | Rabu, 08 September 2021 | 18:14 WIB

Sirkuit Mandalika Lombok Masih Tahap Penyelesaian, Viral Ada Kerbau Jajal Lintasannya

Sirkuit Mandalika Lombok Masih Tahap Penyelesaian, Viral Ada Kerbau Jajal Lintasannya

Bali | Rabu, 08 September 2021 | 17:42 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×