alexametrics

BMKG Nyatakan Jakarta Siaga Banjir, Wagub DKI Jelaskan Cara Antisipasinya

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
BMKG Nyatakan Jakarta Siaga Banjir, Wagub DKI Jelaskan Cara Antisipasinya
Warga mendorong sepeda motornya melintasi banjir di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta, Sabtu (20/2/2021). ANTARA FOTO

Riza meminta agar masyarakat, khususnya yang berada di bantaran kali tetap waspada kemungkinan adanya banjir kiriman.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Jakarta saat ini berstatus siaga banjir. Sebab, ibu kota bakal dilanda hujan deras karena cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun menjelaskan cara antisipasi agar ibu kota tak kebanjiran. Pertama adalah Gubernur Anies Baswedan telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bersiap menghadapi banjir Jakarta.

"Kita pastikan sumber daya manusia dan alat yang kami miliki akan kita fungsikan semaksimal mungkin. Kita belajar dari tahun ke tahun sebelumnya tentang antsipasi pencegahan penanganan pengendalian banjir termasuk rehabilitasi" ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Upaya pencegahan pun disebutnya telah dilakukan. Misalnya dari pengerukan pada sungai hingga waduk dengan peningkatan jam kerja dua kali lipat.

Baca Juga: Waspada, Ada Potensi Hujan Es Sepekan ke Depan

Bahkan, Dinas Sumber Daya Air juga tengah membangun polder penahan air. Terhitung ada 9 polder yang dilakukan konstruksi, di antaranya adalah Polder Kelapa Gading, Polder Pulomas, Sub Polder Marunda, Polder Tipala Adyaksa, Polder Muara Angke, Polder Teluk Gong, Polder Mangga Dua, Polder Green Garden, dan Polder Kamal.

Meski sudah melakukan tindakan pencegahan, Riza meminta agar masyarakat, khususnya yang berada di bantaran kali tetap waspada kemungkinan adanya banjir kiriman.

"Yang paling penting masyarakat harus patuh, disiplin, waspada, apalagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, di sekitar daerah-daerah di tergenang air," pungkasnya.

Komentar